Diduga Ledakan Tanah Abang Dari Bom Mekanis

Setelah melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara ledakan di sebuah bedeng di RT 16 RW 09 Tanah Abang, Jakarta Pusat, polisi

Diduga Ledakan Tanah Abang Dari Bom Mekanis
Kompas.com/Unoviana
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  - Setelah melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara ledakan di sebuah bedeng di RT 16 RW 09 Tanah Abang, Jakarta Pusat, polisi menduga kuat ledakan berasal dari sebuah bom mekanis. Bom tersebut meledak ketika ada bantingan atau api.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, polisi menemukan sebuah lobang berdiameter 30 sentimeter di lokasi kejadian. Lubang itu diduga akibat daya eksplosif bom.

"Diduga ini adalah bom mekanis karena tidak ditemukan detonator power, dan kabel," kata Martinus, Rabu (8/4/2015).

Sebaliknya, polisi justru menemukan korek api di dekat lokasi ledakan. Sehingga ada kemungkinan bahwa orang yang berada di sekitar ledakan menyalakan api yang memicu ledakan. Polisi juga menemukan 49 bungkusan sebesar bola tenis yang diduga adalah bom banting. Bungkusan tersebut diduga berisi black powder.

"Kita temukan 49 bungkusan bom banting, black powder dan paku. Bungkusan tersebut sebesar bola tenis," ujarnya.

Diketahui, orang-orang yang berada di sekitar lokasi terjadinya ledakan adalah korban. Martinus mengatakan, korban diduga sedang merakit bom namun terjadi kesalahan. Dari hasil penggeledahan di rumah para korban, polisi juga menemukan bahan-bahan yang diduga untuk merakit bom, seperti beberapa keping VCD, pecahan batu, paku, lem fox, bubuk timah, dan korek.

Kendati demikian, Martinus menegaskan, sampai saat ini belum diketahui motif para pelaku melakukan perakitan bom tersebut. "Belum diketahui motifnya, tunggu hasil labfor saja. Semua saksi masih diperiksa. Kita juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang mengalami luka ringan," kata dia.

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved