Sulaiman Kecewa 30 Tahun Berjualan Tak Dapat Lapak

Sulaiman pedagang sayur protes karena tidak mendapatkan lapak/los di pasar. Padahal ia mengaku sudah 30 tahun dan istrinya Susilawati su

Sulaiman Kecewa 30 Tahun Berjualan Tak Dapat Lapak
Bangkapos.com/Nurhayati
Sulaiman 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sulaiman pedagang sayur protes karena tidak mendapatkan lapak/los di pasar. Padahal ia mengaku sudah 30 tahun dan istrinya Susilawati sudah belasan tahun berjualan sayur di pasar.

Sebelumnya, mereka merasa tenang karena pedagang lama diprioritaskan ternyata saat cabut lot nama mereka dihapus, sehingga tidak punya kesempatan mendapat lapak di pasar tersebut.

"Kemarin sampai habis cabut lot dakde nama kami. Perjanjiannya kan orang lame diprioritaskan yang orang baru ne belakangan. Ternyata orang baru yang nyabut lot yang dapet. Orang lame macem kami ne dak dapat apalah," sesal Sulaiman asal Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, kepada bangkapos.com, Kamis (9/2015) di Pasar Sungailiat.

Dia mengatakan yang nama Sulaiman saat nyabut lot penempatan petak/los pasar di disperindagkop kemarin, ada empat orang, tetapi justru Sulaiman yang selama ini kerja sebagai sopir dapat petak, sedangkan dia yang sudah puluhan tahun tidak dapat lapak.

Ia mengatakan, dari Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka berjanji bisa mengurus tapi kenyataannya tidak dapat. "Sebenarnya ku ni dak proteslah ade ikak taruh sedikit dak apelah yang penting ade tempet," kilah Sulaiman.

Dia maklum jika ia bersama istrinya hanya mendapat satu lapak tetapi ini mereka berdua tidak dapat lapak karena perjanjiannya jika suami istri hanya dapat satu lapak.

Penulis: nurhayati
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved