Penyidikan Kasus PDAM, Gubernur Dicecar 50 Pertanyaan oleh Jaksa

Pengusutan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi (t

Penyidikan Kasus PDAM, Gubernur Dicecar 50 Pertanyaan oleh Jaksa
bangkapos.com/ryan agusta p
Kepala Kejari. (Kajari) kota Pangkalpinang, Samsudin SH MH

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengusutan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) PDAM kota Pangkalpinang sampai saat ini terus dikembangkan Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Pangkalpinang.

Bahkan hingga kini penanganan perkara kasus korupsi di PDAM kota Pangkalpinang sudah berjalan hampir satu tahun pihak Kejari kota Pangkalpinang telah menetapkan sedikitnya 3 orang tersangka, masing-masing Budi Darma Setiawan (mantan direktur PDAM kota Pangkalpinang, Kris Heri Widodo (mantan direktur PT Darco Indonesia) termasuk mantan pejabat pemkot Pangkalpinang, H Zulkarnain Karim.

Terkait penanganan perkara kasus itu pula belum lama ini pun pihak Kejari kota Pangkalpinang sempat memanggil sekaligus meminta keterangan terhadap Gubernur Bangka Belitung yakni H Rustam Effendi.

"Pak Gubernur (H Rustam Effendi--red) sempat kita panggil dan dimintai keterangan oleh pihak kita terkait kasus PDAM ini," kata Kajari kota Pangkalpinang, Samsudin SH MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari kota Pangkalpinang, Horman Harahap SH ditemui bangkapos.com, Selasa (14/4/2015) siang di kantornya.

Dijelaskanya lebih lanjut, H Rustam Effendi dipanggil sekaligus diperiksa oleh pihaknya terkait persoalan kasus dugaan korupsi dana operasional yang dikucurkan hampir mencapai Rp 80 M pada tahun 2007 untuk kepentingan PDAM kota Pangkalpinang atau selaku saksi saat H Rustam Effendi ketika dulu dirinya menjabat sebagai ketua Pansus PDAM di DPRD provinsi Babel. Dalam pemeriksaan tersebut sebanyak 50 pertanyaan dilontarkan kepada H Rustam Effendi oleh tim Pidsus Kejari Pangkalpinang.

"Seingat saya sebanyak 50 pertanyaan yang ditanya kepada beliau (H Rustam Effendi--red). Pertanyaan seputar penyertaan modal pemerintah daerah kepada PDAM dan lain-lain yang masalah dana operasional PDAM," jelas Horman.

Sejauh ini, Gubernur Babel H Rustam Effendi masih diupayakan dikonfirmasi terkait dirinya beberapa waktu sempat dipanggil dan diperiksa pihak Kejari kota Pangkalpinang atas perkara kasus dugaan korupsi di PDAM kota Pangkalpinang.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved