Garuda Indonesia Minta Keamanan Bandara Kecil Diperketat

Direktur Utama Garuda Indonesia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan

Garuda Indonesia Minta Keamanan Bandara Kecil Diperketat
Tribunpekanbaru.com
Ilustrasi: Mario Steven Ambarita (21) bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Dirjen Perhubungan melakukan rekonstruksi di kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat (10/4/2015) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Garuda Indonesia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan operator bandara sehingga peristiwa penumpang gelap yang baik ke dalam ruang roda pesawat tak terjadi lagi.

Dia berharap operator bandara berinisiatif memasang pagar dan CCTV disetiap bandara tanpa harus menunggu permintaan maskapai.

"Saya pikir ini harus dijadikan prioritas utama karena sangat berbahaya, jadi harus segera diperbaiki. Kalau bisa semua bandara tidak perlu ada ada permintaan (dari maskapai) tetapi secara otomatis sudah harus bikin pagar," ujar Arif Wibowo di Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Arif menyarankan, bandara yang mesti diperbaiki dari sisi pengawasannya yaitu bandara-bandara kecil karena banyak yang tak memiliki pagar sehingga dikhawatirkan menjadi celah bagi penumpang gelap menyusup ke pesawat.

"Terutama untuk bandara-bandara yang kecil. Bandara yang kecil itu saya lihat banyak yang belum dipagar. Kalau toh pun sudah dipagar, CCTV nya harus berjalan dengan baik, pengawasannya juga harus baik. Jadi sebenarnya tiga hal, bandara itu dinyataan certified, secure dan safety nya baik, dari terminalnya, airside-nya, sampai runway-nya," kata dia.

Editor: emil
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved