Sindikat Traffiking dan PSK Digerebek

Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menggagalkan sindikat penjualan perempuan untuk dijadikan sebag

Sindikat Traffiking dan PSK Digerebek
tribunnews.com/kompas
Ilustrasi

AMBON, BN - Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menggagalkan sindikat penjualan perempuan untuk dijadikan sebagai penjajah seks komersial (PSK) di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon AKP Theodorus Priyo Santosa kepada wartawan, Rabu (29/4) mengatakan, sindikat penjualan perempuan itu terbongkar setelah salah seorang korban melapor ke polisi.

"Atas laporan korban kepada anggota polisi, petugas langsung membuntuti para pelaku di TKP, dan ternyata ditemukan banyak korban lain yang akan dibawa untuk dijadikan PSK ke kota Dobo," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sejumlah korban lainnya yang akan dijual ke Dobo selama seminggu ditempatkan di sebuah penginapan di Kota Ambon. Saat penggebrekan itu, pihaknya langsung menginterogasi pelaku yang diketahui bernama TT. Dari hasil interogasi itu terungkap bahwa para korban akan diberangkatkan ke Dobo.

"Penggebrekan dilakukan Selasa (28/4) kemarin di salah satu penginapan, dan dari hasil interogasi, ada beberapa korban lain yang akan segera dibawa oleh tersangka ke Dobo untuk dijadikan PSK," ujarnya.

Menurut Priyo, hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersbeut. Proses penyelidikan juga masih terus dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam kasus perdagangan manusia itu. Selain kepada pelaku, polisi juga memeriksa sejumlah korban.

"Prosesnya sementara masih berjalan, pelaku sudah kami amankan dan sejumlah saksi serta korban juga sudah kami periksa," jelasnya. (tribunnews.com)

Editor: emil
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved