Ada Kalender Tampilkan Para Pendeta Katolik Tampan

Kalender yang menampilkan para model atau bintang pop rasanya sudah biasa dan sama sekali tidak asing. Namun,

Ada Kalender Tampilkan Para Pendeta Katolik Tampan
HUFFINGTONPOST.COM/KOMPAS.COM
Piero Pazzi menghadirkan proyek Kalender Pendeta 2014 yang menampilkan foto-foto pendeta Katolik Roma 

BANGKAPOS.COM, ROMA - Kalender yang menampilkan para model atau bintang pop rasanya sudah biasa dan sama sekali tidak asing. Namun, pernahkah Anda melihat kalender yang menampilkan para rohaniwan? Pada akhir tahun 2013 lalu, hadir sebuah kalender tahun baru 2014 yang menampilkan para pendeta Katolik Vatikan berwajah tampan.

Munculnya kalender para pendeta tampan ini sempat membuat heboh dunia maya. Adalah fotografer asal Venesia, Italia, bernama Piero Pazzi yang menghadirkan proyek "Kalender Pendeta 2014" yang menampilkan foto-foto pendeta Katolik Roma yang sesungguhnya. Sebagian besar foto dilaporkan diambil pada saat Pekan Suci.

"Saya bertemu sebagian dari mereka di jalan-jalan kota Roma dan meminta izin untuk memotret mereka. Meski para pendeta tidak memberitahu nama mereka, namun mereka sangat senang untuk dipotret setelah saya memberitahu alasannya adalah untuk dijadikan kalender," ujar Pazzi.

Menurut Pazzi, para pendeta ini memang tampan, namun hanya sekedar untuk mewakili produk. Kalender yang menampilkan para pendeta Katolik Roma tampan tersebut, kata Pazzi, hanyalah sebuah cara untuk menginformasikan tentang Vatikan kepada banyak orang.

Ini bukan pertama kalinya Pazzi disorot terkait kalendernya itu. Pada tahun 2008 silam, majalah Variety pernah menampilkan artikel wawancara dengan Pazzi tentang kalender tersebut. Menurut Pazzi, ia memilih subyek berdasarkan pengumuman yang didapat lewat internet.

Namun demikian, munculnya kalender para pendeta tampan ini ternyata banyak menimbulkan pro dan kontra. Salah seorang penulis untuk The Catholic Connecticut Corner menyebutkan harapannya agar para pendeta ini tidak menganggap dan mempresentasikan diri mereka sebagai pria suci yang seksi.

"Menurut pendapat pribadi saya, ini salah. Kalender ini memberikan pesan yang salah terhadap para orang suci dan para pendeta Katolik Roma," tegas penulis tersebut.

Editor: emil
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help