ITB Tolak Jadi Saksi Ahli Terkait Dugaan Korupsi PLTU Air Anyir

Sepertinya pihak Kejaksaan Tinggi provinsi kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) perlu kerja keras dalam upaya mengusut p

ITB Tolak Jadi Saksi Ahli Terkait Dugaan Korupsi PLTU Air Anyir
Bangkapos.com/Ryan AP
Kajati Babel, Agus Riswanto SH 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sepertinya pihak Kejaksaan Tinggi provinsi kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) perlu kerja keras dalam upaya mengusut perkara kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dibangun di kawasan desa Air Anyir, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka hingga menelan uang negara hampir mencapai Rp 1 triliun.

Pasalnya pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) 'menolak' untuk dijadikan sebagai saksi ahli dalam upaya pengusutan dugaan korupsi proyek PLTU Air Anyir yang bernilai miliaran tersebut. Demikian hal itu diungkapkan langsung oleh Kajati Babel, Agus Riswanto SH MH kepada bangkapos.com, Rabu (6/5/2015) pagi ditemui di sela-sela dirinya usai menerima kunjungan 35 orang siswa SESKOAL di kantornya.

"Mengenai perkembangan penanganan kasus PLTU Air Anyir itu justru kita sudah menerima surat resmi dari pihak ITB dan UNSRI yang isinya mereka menolak secara halus untuk menjadi saksi ahli," kata Agus Riswanto.

Menurutnya, hal itu dikarenakan kedua pihak itu (ITB & UNSRI) sebelumnya sempat menjadi konsultan teknis PT Truban Alam Enginering Tbk.

"Mereka beralasan takut terjadi conflict of interest. Ya dengan kondisi ini kami pun akan mengambil langkah lain guna pengusutan kasus PLTU ini," jelasnya

Penulis: ryan augusta
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved