Kelompok Pembudidaya Ikan di Bangka Dapat Mesin Pelet

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka dan Unit Pengembangan dan Pelayanan (UPP)

Kelompok Pembudidaya Ikan di Bangka Dapat Mesin Pelet
Bangkapos.com/edwardi
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka dan Unit Pengembangan dan Pelayanan (UPP) Kabupaten Bangka mengadakan pertemuan dengan perwakilan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kantor DKP Kabupaten Bangka, Rabu (13/5/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka dan Unit Pengembangan dan Pelayanan (UPP) Kabupaten Bangka mengadakan pertemuan dengan perwakilan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang ada di Kabupaten Bangka membahas rencana pemberian bantuan prasarana dan sarana pembuatan pakan mandiri, berupa mesin pembuatan pelet (pakan) ikan di Kantor DKP Kabupaten Bangka, Rabu (13/5/2015).

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya DKP Kabupaten Bangka, Ibnu Taufik Hidayat mengatakan terima kasih atas kedatangan anggota Pokdakan menghadiri acara ini.

"Fokus kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan pada saat ini hanya ada dua bidang saja, yakni bidang perikanan budidaya dan bidang perikanan tangkap, karena itu ke depan sektor perikanan budidaya ini menunjukkan tren positif dan perkembangan yang menggembirakan," kata Ibnu.

Ibnu mengungkapkan berdasarkan hasil pertemuan di DKP Provinsi Babel dengan perwakilan KKP Pusat beberapa waktu lalu, Kabupaten Bangka akan mendapatkan bantuan satu unit mesin pembuatan pelet (pakan) ikan dengan kapasitas 200 kg/jam.

"Karena itu pertemuan ini untuk mengidentifikasi pokdakan yang akan menerima bantuan ini,' jelasnya.

Ibnu menambahkan dari kegiatan manajemen usaha dari dana APBD Bangka Tahun 2015 akan disiapkan 5 unit mesin pelet untuk diberikan kepada pokdakan di Kabupaten Bangka.

"Kita harapkan dengan adanya bantuan mesin pelet ini diharapkan bisa menekan harga pakan ikan yang saat ini sangat mahal, sehingga biaya produksi untuk usaha perikanan budidaya ini bisa ditekan," harapnya.

Penulis: edwardi
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved