Raih Nilai UN 100, Siswa SMK Dihadiahi Rp 500 Ribu/Mata Pelajaran

Saat siswa SMA dan MA sibuk melihat hasil UN di website sekolah masing-masing, siswa SMK PGRI 3 Kota Malang justru sibuk menjalani rangkaian

Raih Nilai UN 100, Siswa SMK Dihadiahi Rp 500 Ribu/Mata Pelajaran
Dok.Pribadi/INSTAGRAM
Ilustrasi: Mentalis Deddy Corbuzier mengaku mendapatkan kiriman email yang berisikan jawaban Ujian Nasional (UN) 2015. 

BANGKAPOS.COM, MALANG – Saat siswa SMA dan MA sibuk melihat hasil UN di website sekolah masing-masing, siswa SMK PGRI 3 Kota Malang justru sibuk menjalani rangkaian rekrutmen perusahaan di sekolahnya.

"Sudah sejak selesai ujian saya ikut rekrutmen, meskipun sejumlah perusahaan tidak sesuai dengan dasar ilmu yang saya miliki. Tapi saya hanya mencoba mengambil peluang yang ada," jelas Refan Yadi Pratama dan Lukman Hakim, siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK PGRI 3 Kota Malang, Jumat (15/5/2015).

Refan mengaku sudah mengikuti 7 rekrutmen dari perusahaan yang datang kesekolahnya dan saat ini menunggu panggilan kelanjutan wawancara.

Wakil Humas SMK PGRI 3 Kota Malang, Yudi Efendi Spd menjelaskan, sekitar 15 perusahaan melakukan rekrutmen terhadap calon lulusan sekolahnya. Namun tidak semua siswa mengikuti rekrutmen. Sebagian ada yang memilih untuk melanjutkan kuliah atau menjadi wirausaha," terangnya.

Yudi menjelaskan, rekrutmen ini sudah dijadwalkan sejak awal Tahun 2015, sedangkan pengumuman kelulusan akan kami lakukan 18 Mei. "Senin (18/5/2015), orang tua akan kami undang untuk pengumuman kelulusan, sedangkan siswa akan kami berangkatkan ke Bali untuk liburan dan menghindari konvoi," terangnya.

Dalam acara kelulusan itu, setiap siswa yang mendapat nilai 100 akan mendapat apresiasi uang tunai Rp 500.000 untuk setiap mata pelajaran.

"Di sekolah kami ada tiga siswa yang mendapat nilai 100 untuk Matematika dan satu siswa yang mendapat nilai 100 di pelajaran Bahasa Indonesia," terangnya.

Selain mempersiapkan pengumuman Unas. Tahun ajaran baru 2015/2016 SMK PGRI 3 Kota Malang akan membuka 2 jurusan baru dan kelas tambahan untuk Jurusan Mesin Pembangkit dan Instrumen yang bekerja sama dengan PLN Pembangkitan Jawa Bali (PJB).

Editor: emil
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help