Southern Airlines Tunda Penerbangan Hingga 6 Jam Karena Ada Yang Merokok

Seorang pria Jepang ketahuan merokok di dalam toilet sebuah pesawat milik maskapai penerbangan China Southern Airlines.

Southern Airlines Tunda Penerbangan Hingga 6 Jam Karena Ada Yang Merokok
Shutterstock
Salah satu pesawat milik maskapai China Southern Airlines. 

BANGKAPOS.COM, BEIJING,  - Seorang pria Jepang ketahuan merokok di dalam toilet sebuah pesawat milik maskapai penerbangan China Southern Airlines. Akibatnya penerbangan jurusan Shenzhen menuju Shanghai itu harus ditunda enam jam.

Salah seorang penumpang penerbangan CZ3557 bernama Han menuturkan, dia mencurigai seorang pria yang merokok selama 30 menit menjelang penerbangan itu dijadwalkan meninggalkan bandara Shenzen pada pukul 14.00 waktu setempat.

Setelah pria itu keluar dari toilet, aroma rokok menyeruak dari tubuhnya dan toilet pesawat yang ukurannya kecil itu dipenuhi asap. Tanpa pikir panjang Han melaporkan hal itu kepada kru kabin.

Kepada kru kabin, pria Jepang itu mengaku merokok di toilet dan korek yang dia bawa ke dalam kabin penumpang langsung disita.

Akibat ulah pria Jepang itu, penerbangan menuju ke Shanghai tersebut tertunda hingga enam jam. Akibatnya para penumpang kesal dan meminta pria itu meminta maaf secara terbuka menggunakan pengeras suara.

"Setidaknya itulah yang bisa dia lakukan. Tak masalah dia menggunakan bahasa Jepang, China atau Inggris. Yang penting dia meminta maaf," ujar Han.

Sayangnya, kapten pilot tidak mengizinkan ide tersebut dilaksanakan. Namun pria Jepang itu harus berurusan dengan polisi saat pesawat mendarat di bandara internasional Pudong.

Setelah diperiksa dan menulis surat berisi permintaan maaf, polisi kemudian membebaskan pria itu. Sejauh ini tak diperoleh kejelasan bagaimana pria itu bisa membawa korek api ke dalam kabin melewati pengamanan bandara Shenzhen.

Selain itu, juga muncul pertanyaan mengapa alarm pendeteksi asap di toilet pesawat tidak berfungsi, meski pria itu merokok cukup lama di dalam toilet.

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved