Tak Lapor LHKPN, Buwas Sebut Ada Upaya Ingin Menjatuhkannya

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Budi Waseso mengatakan bahwa masalah pelaporan harta kekayaan sengaja

Tak Lapor LHKPN, Buwas Sebut Ada Upaya Ingin Menjatuhkannya
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Kabareskrim Irjen Pol Budi Waseso (tengah) menyambangi Komnas HAM guna memenuhi panggilan terkait pelaporan Koalisi Masyarakat Sipil, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (30/1/2015). Budi Waseso memberikan keterangan mengenai penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA, - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Budi Waseso mengatakan bahwa masalah pelaporan harta kekayaan sengaja digunakan pihak-pihak lain untuk mencari kesalahannya.

"Dicari kelemahan apa pun untuk menjatuhkan Kabareskrim, tapi saya tidak masalah. Mulai LHKPN dicari-cari untuk cari kelemahan saya karena itu yang dimungkinkan untuk menjatuhkan saya. Ini pesan 'sponsor' untuk lemahkan Polri melalui saya," ujar Budi saat ditemui sesuai menghadiri peresmian Prakarsa Anak Bhayangkara, di Jakarta, Selasa (2/6/2015).

Budi mengatakan, sebagai salah satu pemegang jabatan tinggi dan strategis Polri, ia merasakan banyak tantangan yang harus dihadapi dalam menjalankan tugas.

Contohnya ketika polisi sedang menangani kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat di mana banyak pihak mencoba menghalangi. Budi menengarai ada kelompok-kelompok yang sengaja ingin membenturkan KPK dan Polri. Ia menilai ada pihak yang ingin memperkecil kewenangan Polri dengan mencari-cari kesalahan oknum polisi.

"Di kala saya melakukan tindakan hukum kasus besar, mulai banyak yang risau, banyak yang panas dingin. Tapi saya enggak pernah takut, saya dilindungi keluarga, kakak-kakak, dan adik-adik saya di Kepolisian," kata Budi.

Budi telah menyatakan tidak akan melaporkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia meminta KPK menelusuri sendiri harta kekayaannya. (Baca Budi Waseso Tak Mau Laporkan Harta Kekayaannya ke KPK)

Ia membantah jika sikapnya itu bentuk ketidaktaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Dia beralasan, tidak melaporkan LHKPN bukanlah tindak pidana.

Budi merasa akan lebih obyektif jika KPK yang menelusuri harta kekayaannya dibanding dirinya yang membuat laporan. Ia tidak mau LHKPN yang dilaporkannya malah memunculkan persoalan pada kemudian hari.

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help