Dinkes Bangka Ingin Turunkan Angka Kematian Ibu dan Balita

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengelar sosialisasi Anak Bangka Sehat dan Cerdas (ABSC), Rabu (3/6/2015) di Gedung Wanita Sungailiat.

Dinkes Bangka Ingin Turunkan Angka Kematian Ibu dan Balita
Nurhayati/Bangkapos.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Sopiandi, Rabu (3/6/2015) saat memberikan sosialisasi Anak Bangka Sehat dan Cerdas (ABSC), Rabu (3/6/2015) di Gedung Wanita Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengelar sosialisasi Anak Bangka Sehat dan Cerdas (ABSC), Rabu (3/6/2015) di Gedung Wanita Sungailiat.

Kegiatan ini diikuti 71 kepala desa dan 71 anggota PKK desa di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka selama dua hari dari tanggal 3 hingga 4 Juni 2015.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk mewujudkan anak yang sehat, cerdas dan produktif serta tangguh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang bermartabat di Kabupaten Bangka," jelas Ketua Panitia Sosialisasi ABSC, Elfie dalam sambutannya.

Menurutnya melalui program ABSC ini diharapkan angka kematian ibu menurun dari 7/6542 kelahiran, angka kematian bayi (AKB) menurun dari 5,3/1000 kelahiran, angka kematian balita menurun dari 6,4/1000 kelahiran.

Selain itu juga cakupan penimbangan balita di posyandu meningkat 85 persen, cakupan ASI eklusif meningkat menjadi 80 persen. Angka kesakitan pada anak sekolah menurun menjadi 1 persen. Persentasi ASI ekslusif meningkat menjadi 80 persen, angka kesakitan pada anak sekolah menurun menjadi 1 persen, persentase gizi kurang dan hizi buruk menurun menjadi lima persen.

"Kita juga mengharapkan cakupan imunisasi meningkat menjadi 100 persen, tingkat melek huruf meningkat dan usia harapan hidup meningkat," kata Elfie.

Untuk itu narasumber dari sosialisasi ini empat orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help