Tak Mampu Bayar Kontrakan Lalu Mahidin Tinggal di Tenda Ini

Kondisi memprihatinkan dialami oleh Mahidin (60) bersama istrinya Erni (50). Sejak tingga minggu terakhir, ked

Tak Mampu Bayar Kontrakan Lalu Mahidin Tinggal di Tenda Ini
Pos Belitung/wahyu k
Mahidin (60) sedang membujuk istrinya agar mau difoto bersama tenda terpal tempat tinggal mereka, Sabtu (13/6/2015) malam.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Wahyu Kurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG – Kondisi memprihatinkan dialami oleh Mahidin (60) bersama istrinya Erni (50). Sejak tingga minggu terakhir, keduanya terpaksa tingga di tenda terpal lantaran tidak mampu membayar sewa kontrakan.

Tenda terpal tersebut terletak di Gang Belida, Jalan Serma Abdullah, RT 14 RW 05, Dusun Aik Rayak Barat 3. Noval, seorang warga setempat yang merasa prihatin dengan kondisi kedua orang ini lalu mengontak Pos Belitung, Sabtu (13/6/2015) pukul 18:00 WIB.

Dari pantauan Pos Belitung, tenda terpal tempat tinggal Mahidin bersebelahan dengan sebuah rumah warga dan Surau Istiqomah. Ukurannya sekitar 2x2,5 meter dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter.

Dari kejauhan, tidak tampak tanda-tanda kehidupan di tenda terpal tersebut. Namun setelah Pos Belitung mendekat, terdengar sebuah suara pelan dari dalam tenda yang gelap.

Kepala Pos Belitung Mahidin mengaku sebagai orang kelahiran Desa Air Seru, Kecamatan Sijuk. Sehari-hari pekerjaannya menggarap kebun singkong atau mencari timah.

Mahidin mengaku memiliki tujuh orang anak. Namun ketujuh anaknya pun tak bisa berbuat banyak untuk memberi pertolongan.

Dak bisa, die makan jak kadang-kadang susah, (Tidak bisa, dia aja makannya kadang-kadang juga susah),” kata Mahidin kepada Pos Belitung.  

Sebelum tinggal di tenda terpal, Mahidin sempat mengontrak rumah di Lesong Batang. Namun lantaran tak sanggup membayar sewa, ia terpaksa keluar dari rumah kontrakan tersebut.

Ia lalu tinggal di rumah seorang warga di Desa Aik Rayak. Namun, Mahidin kembali harus terusir karena lantaran tak memiliki uang untuk membayar sewa.

Mak Ros, seorang warga di Gang Belida yang merasa iba memberikan pertolongan kepada Mahidin. Pertolongan Mak Ros itu yakni dengan mempersilakan Mahidin menempati lahan di sekitar rumahnya.

Jadi biar susa, kamek tek nak sendirik lah, soal nye kalok nyiwe kini dak kan di bayar, kan di suro pindah,( Jadi biar susah, kami maunya sendiri lah, soalnya kalau ngontrak nanti dak bisa bayar, nanti
disuruh pindah lagi),” kata Erni kepada Pos Belitung.

Penulis: wahyu
Editor: emil
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help