Citizen Reporter

Jelang Puasa Harga dan Kualitas Sembako di Babar Aman

Menjelang puasa ini, harga dan kualitas sembako di Kabupaten Bangka Barat masih aman.

Jelang Puasa Harga dan Kualitas Sembako di Babar Aman
IST
Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Bangka Barat, bekerja sama dengan Polres, Dinkes, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan, Badan Ketahanan Pangan Pemkab Bangka Barat, sidak harga dan kualitas sembako di pasaran di Kabupaten Bangka Barat, Senin (15/6/2015).

Citizen Reporter
Oleh:
Wahyu Pratiwi, Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Bangka Barat

BANGKAPOS.COM, BANGKA ,  -- Menjelang puasa ini, harga dan kualitas sembako di Kabupaten Bangka Barat masih aman.

Hal ini diketahui melalui sidak yang diadakan oleh Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Bangka Barat, bekerja sama dengan Polres, Dinkes, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan, Badan Ketahanan Pangan Pemkab Bangka Barat, Senin (15/6).

Sidak dilakukan di wilayah pasar tradisional Muntok dan minimarket-minimarket yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Fokus dari sidak adalah label dan tanggal kadaluarsa dari bahan makanan dan minuman.
Hasilnya, terdapat beberapa barang yang sudah melewati tanggal kadaluarsa. Selain itu, dibeberapa minimarket juga terdapat kosmetik yang ilegal dan palsu.

“Setiap barang harus memenuhi standar tertentu, misalnya label, pihak yang memproduksi, tanggal kadaluarsa. Selain itu, keterangan kandungan gizi dan petunjuk penyimpanan pun harus tertera di kemasan. Hal ini untuk menghindari munculnya gangguan kesehatan yang timbul sebagai akibat konsumsi makanan yang sudah kadaluarsa," kata Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM Pemkab Bangka Barat, Seviliana.

Adanya ketidaktahuan dari penjual diyakini menjadi sebab barang kadaluarsa dan illegal masih terdapat di pasaran.
Pada tahap ini, tim memberikan peringatan secara lisan untuk tidak menjual kembali barang illegal dan kadaluarsa.
Selain label dan tanggal kadaluarsa, tim penyidik juga mengawasi perkembangan harga pasar.

Staf Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop dan UKM Pemkab Bangka Barat Andi Hamzah mengatakan, harga bahan pokok dipasaran cenderung stabil.

Namun terdapat kenaikan pada cabe merah keriting dan rawit.

"Harga cabe merah keriting dan rawit naik sebesar Rp 2000. Saat ini, cabe merah keriting naik dari Rp 34.000 menjadi Rp 36.000, sedangkan cabe rawit dari Rp 38.000 menjadi Rp 40.000. Namun hal ini masih normal”, jelas Andi.

Kadin Perindagkop dan UKM Herzon, menghimbau kepada masyarakat agar teliti sebelum membeli.

“Telitilah labelnya, kode produksi, tanggal kadaluarsa, produsen, label halal, komposisi bahan, dan berat bersihnya”, himbaunya.

Terkait dengan isu beras plastik, pada tanggal 22 Mei 2015 lalu, disperindagkop dan UKM bekerja sama dengan Distanbunnak, Dinkes dan Badan Ketahanan Pangan sudah memantau pasar dan tidak menemukan indikasi adanya beras plastik.

“Belum ada, dan kita berharap tidak ada ditemukan di pasar saat puasa”, jelas Herzon.

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved