Takjil Harus Bebas Zat Pewarna, Formalin dan Boraks

Kepala Bagian Humas, PDE dan Santel Setda Bangka, Boy Yandra mengingatkan kepada para penjual atau pembuat takjil

Citizen Reporter: Lutfi AdamStaf Humas Setda Bangka

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Kepala Bagian Humas, PDE dan Santel Setda Bangka, Boy Yandra mengingatkan kepada para penjual atau pembuat takjil berbuka puasa Ramadhan nanti, diharapkan tidak menggunakan zat pewarna, formalin, boraks atau bahan lainnya.

"Kita harapkan para pembuat makanan, dijual untuk takjil berbuka puasa nanti, tidak menggunakan bahan zat pewarna, atau bahan berbahaya lainnya yang tidak diperuntukan untuk makanan maupun minuman," jelas Boy, Selasa (16/6) di Puding Besar.

Dijelaskan Boy, memasuki bulan puasa yang beberapa hari lagi, diharapkan masyarakat untuk lebih teliti dan waspada terhadap makanan maupun minuman yang dijual.

"Masyarakat harus teliti, bisa melihat mana yang sehat, bersih dan memenuhi standar kesehatan," katanya.
Selain itu, Boy juga mengatakan, kedepan akan turun tim dari Dinas Kesehatan dan BPOM untuk mengecek makanan maupun minuman untuk takjil puasa.

"Nanti akan turun tim dari dinas dan juga BPOM untuk mengecek makanan dan minuman sehingga masyarakat bisa bebas dari bahan pengawet seperti pewarna, boraks dan formalin," tukasnya. (*)

Penulis: edwardi
Editor: emil
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved