Produsen Merek China Bikin Pabrik di Jateng

Geliat produsen otomotif dunia di Indonesia tak sebatas dilakukan produsen Jepang dan Eropa saja. Kali ini, produsen asal

Produsen Merek China Bikin Pabrik di Jateng
Kompas.com/Slamet Priyatin
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Geliat produsen otomotif dunia di Indonesia tak sebatas dilakukan produsen Jepang dan Eropa saja. Kali ini, produsen asal China tengah membidik Jawa Tengah (Jateng) sebagai lokasi pabrik perakitan mobil.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada KompasOtomotif menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan ada industri otomotif yang akan berinvestasi di daerahnya. Pemprov Jateng sendiri tengah berupaya mengembangkan potensi ekonomi dengan membangun ruang industri dan membuka celah investasi.

"Saya agak lupa namanya, pakai bahasa Tiongkok, tapi yang jelas masa penjajakannya sudah cukup jauh, tinggal tunggu waktunya saja," ucap Ganjar Pranowo, pada acara dialog Teras Kita; Mengurai Keruwetan Arus Mudik, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ganjar melanjutkan, proses negosiasi masih berlangsung, salah satunya dalam hal pemilihan lahan untuk pembangunan pabrik. Tapi, komitmen kuat sudah ditunjukan oleh investor dari China itu, lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

"Mereka menginginkan bahwa kapasitasnya daerahnya bisa bermacam-macam dan value chain-nya bisa dia kembangkan dalam satu kawasan tersebut. Untuk saat ini daerah yang diminta yaitu di sekitar Jalur Pantura," kata Ganjar.

Ganjar menambahkan, dijadwalkan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani akan mulai melakukan kunjungan ke Jawa Tengah untuk mencari lokasi yang ideal. Observasi dilakukan demi mencari daerah yang tepat, guna menunjang keberlangsungan industri otomotif di Jawa Tengah dalam waktu yang panjang.

"Namun yang pasti, berapa tanah yang nantinya akan diberikan, harus terlebih dahulu dinegosiasikan dengan rakyat, pemda daerah, dan wajib memperhitungkan tata ruang daerah tersebut," ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Editor: emil
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved