Rupiah Menguat di Bawah Level 13.300

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal pekan ini, Senin (22/6/2015), bergerak di zona hijau. Berdasarkan data

Rupiah Menguat di Bawah Level 13.300
IST
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal pekan ini, Senin (22/6/2015), bergerak di zona hijau. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berhasil menembus di bawah level 13.300 per dollar AS.

Pada pukul 08.30 WIB, mata uang Garuda menguat ke posisi 13.298 per dollar AS dibanding penutupan pada akhir pekan lalu, yakni di level 13.331,5. Namun, hingga pukul 09.00 WIB, kenaikan rupiah terkikis ke posisi 13.314.

Hari ini, rupiah diperkirakan masih belum lepas dari tekanan sentimen eksternal. "Secara umum, rupiah masih akan tertekan sepanjang Juni, seiring dengan tingginya permintaan dollar. Hari ini, belum adanya kemajuan pada perundingan utang Yunani berpeluang menekan rupiah," demikian riset Samuel Sekuritas Indonesia pagi ini.

Tekanan terhadap indeks dollar AS yang berasal dari keputusan The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga serta memangkas ekspektasi terhadap produk domestik bruto AS pada 2015 masih terasa. Hal ini terjadi meski pelemahan dollar yang tajam tertahan oleh tingginya permintaan atas aset safe-haven yang dipicu oleh meningkatnya potensi keluarnya Yunani dari zona euro.

Tekanan di pasar global dipercaya akan terjadi jika Yunani benar-benar keluar dari zona euro. Saat ini, belum ada kesepakatan yang tercapai di antara pihak-pihak yang berunding. Namun, Yunani telah mengajukan proposal baru.

Euforia merespons keputusan The Fed masih terasa di pasar keuangan domestik, terlihat dari IHSG dan SUN yang perlahan menguat. Akan tetapi, terlihatnya sentimen negatif terhadap prospek pertumbuhan dan kinerja pemerintahan Jokowi mulai mencegah sentimen positif untuk bertahan lama.

Volatilitas rupiah masih terpantau tinggi setelah pada tengah pekan lalu ditutup menguat pada perdagangan Jumat lalu, bersama beberapa mata uang di Asia.

Editor: emil
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help