Provinsi Babel dan Kabupaten Rebutan Saham Terbesar Koba Tin

Keinginan Pemkab Bangka Tengah memiliki saham lebih besar di perusahaan daerah yang akan mengelola lahan

Provinsi Babel dan Kabupaten Rebutan Saham Terbesar Koba Tin
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi saat diwawancarai 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keinginan Pemkab Bangka Tengah memiliki saham lebih besar di perusahaan daerah yang akan mengelola lahan eka Kontrak Karya PT Koba Tin, ditentang Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi.

Gubernur Rustam mengatakan Pemkab Bangka Tengah harus memahami undang-undang Nomor 23 Tahun 2015. Di aturan itu, izin Minerba dikeluarkan provinsi sehingga kewenangan besar justru dimiliki provinsi.

"Soal saham, itu kehendak dia (Bupati Bateng) kemarin. Baca undang undang-undang No 23 itu kewenangan provinsi. Sebelum ada undang-undang itu, ketika wilayah itu perbatasan dua kabupaten itu kewenangan provinsi," katanya.

Sebelumnya Bupati Bangka Tengah Erzaldi mengharapkan saham lebih besar di perusahaan yang akan mengelola eks kontrak karya PT Koba Tin.

"Mau diatur harus ikut aturan negara, kalau nggak bikin negara sendiri dia (Erzaldi)," kata Rustam.

Jika telah terbit kepastian, Pemprov akan melakukan pendataan. Selama ini dengan status quo kawasan itu banyak pihak yang dirugikan.

"Maka itu kalau seperti ini terus yang rugi pemerintah daerah dan pusat," tukasnya.

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help