Nelayan Yang Hilang di Laut Penyak Berasal dari Desa Perlang

Zaili (56)Nelayan Asal Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar, yang dilaporkan hilang, Selasa (30/06/2015) sejak pagi hari

Nelayan Yang Hilang di Laut Penyak Berasal dari Desa Perlang
IST
Tim Basarnas Pangkalpinang bersiap melakukan pencarian dari pelabuhan Kurau, Rabu (15/4/2015) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Zaili (56)Nelayan Asal Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar, yang dilaporkan hilang, Selasa (30/06/2015) sejak pagi hari saat melaut di perairan Laut Payak Adep Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, hingga pukul 18.15 WIB belum berhasil ditemukan.

Proses pencarian bapak tiga orang anak ini, akan kembali dilanjutkan, Rabu (01/07/2015).

Informasi dihimpun bangka pos, Zaili yang merupakan nelayan asal Desa Perlang ini, berangkat dari rumah sekitar pukul 05.00 WIB atau usai Shalat Subuh.

Menurut warga, Zaili memang sering mencari ikan diperairan tersebut. Jaraknya juga tidak terlalu jauh dari bibir pantai sekitar 300 meter.

Namun sekitar pukul 07.30 WIB, salah satu nelayan Desa Trubus, menemukan perahu yang biasa digunakan oleh Zaili sudah terbalik, sedangkan pemiliknya tidak tahu kemana.

Kemudian nelayan tersebut, serta warga setempat mencoba mencari keberadaan Zaili dengan menyisir pesisir pantai mulai dari pantai Desa

Kulur sampai pantai Desa Perlang, namun juga tidak ditemukan. Kemudian warga, segera melapor kejadian tersebut, ke aparat desa Perlang dan Trubus.

Pjs Kades Perlang, Yuhaizir mengakui ada salah satu warganya yang dikabarkan menghilang saat melaut. Saat itu, pihaknya segera menghubungi pihak BPB Kesbangpol dan Dinsosnakertrans Bateng.

"Pak Zaili ini, memang sudah biasa menebak (menjaring ikan-red). Sudah sejak bujang memang sering nebak, hingga ank tiga masih menebak juga. Tapi beliau tidak pernah ke tengah, hanya dipingir saja," ujar Yuhaizir.

Diakui Yuhaizir menurut keterangan pihak keluarga, Zaili tidak memiliki riwayat mengidap penyakit apapun.

Sehingga belum diketahui dengan pasti apa penyebab, hilangnya bapak tiga anak ini, namun dari segi umur, memang yang bersangkutan rentan masuk anggin.

"Yang jelas, beliau memang suka mencari ikan, apa penyebabnya belum kita ketahui, apalagi hingga saat ini, Zaili juga belum ditemukan," ucapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved