Deflasi Pangkalpinang Disebabkan Turunnya Komoditas Sektor Kelautan

Kota Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,14% (mtm) melanjutkan tren bulan sebelumnya mengalami deflasi se

Deflasi Pangkalpinang Disebabkan Turunnya Komoditas Sektor Kelautan
bangkapos/ryan agusta
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung (BI Babel), Bayu Martanto (kanan) didampingi stafnya 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kota Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,14% (mtm) melanjutkan tren bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,61% (mtm). Pada bulan Juli 2015 ini kota Pangkalpinang tercatat sebagai satu-satunya kota di Sumatera yang mengalami deflasi.

Deflasi terutama disebabkan oleh inflasi kelompok inti yang memberikan andil deflasi sebesar 0,24%. Sejalan dengan bulan sebelumnya yang memberikan andil deflasi sebesar 0,26%. Andil deflasi ini dipicu oleh turunnya harga komoditas ikan kerisi, kerang, ikan singkur, dan ikan dencis.

“Sementara komponen volatile food memberikan andil inflasi sebesar 0,01% yang tidak sejalan dengan bulan sebelumnya yang memberi andil deflasi sebesar 0,30%. Komoditas pendorong inflasi yaitu beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Sementara itu Kelompok administered prices juga memberikan andil inflasi sebesar 0,09% dan tidak sejalan dengan bulan sebelumnya yang memberikan andil deflasi yakni sebesar 0,05%,” kata Asisten Direktur Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Irwan Efendi dalam siaran pers yang diterima bangkapos.com, Kamis (2/7/2015) siang.

Selain itu, komoditas angkutan udara dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil inflasi yang cukup besar pada kelompok ini. Secara tahunan, pencapaian inflasi kota Pangkalpinang tercatat sebesar 6,12% (yoy) lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,52% (yoy), dan jauh lebih rendah dari inflasi nasional.

Beda halnya dengan kondisi di kota Tanjungpandan, pada Juni 2015 ini, masih mengalami inflasi. Inflasi yang tercatat sebesar 0,69% (mtm), namun lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat inflasi sebesar 0,85% (mtm). Seluruh komponen memberikan andil inflasi yakni kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,39%, searah dengan bulan sebelumnya yang memberikan andil inflasi sebesar 0,49%.

Penulis: ryan augusta
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help