Erzaldi Bertekad Perjuangkan Porsi Saham Eks PT Koba Tin

Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman menekankan bahwa memperjuangkan porsi saham besar Pemkab Bateng terhadap

Erzaldi Bertekad Perjuangkan Porsi Saham Eks PT Koba Tin
Bangkapos.com/Zulkodri
Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman Johan

Laporan wartawan Bangka Pos, Dodi hendriyanto

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman menekankan bahwa memperjuangkan porsi saham besar Pemkab Bateng terhadap saham eks PT Koba Tin, semata-mata hanyalah untuk kesejahteraan masyarakat Bateng.

Erzaldi berpendapat bahwa masyarakat Bateng sudah pintar dan paham bahwa upaya perjuangan memperoleh porsi besar saham eks PT Koba Tin itu bukan soal hendak membuat negara sendiri seperti yang sempat dinyatakan Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi. Pernyataan Gubernur Bangka Belitung (Babel)

Sebelumnya, ketika diwawancarai wartawan, Gubernur Babel Rustam Efendi sempat menyindir Erzaldi untuk membuat negara sendiri karena menginginkan porsi besar terhadap saham eks PT Koba Tin.

Erzaldi juga menyebutkan, sembari ibadah Ramadhan, semua mesti tetap tenang, bisa menahan diri, dan menghindari hal-hal yang mengganggu ibadah Ramadhan.

“Ini kan puasa, kita tetap tenang, dan sebaiknya menghindari hal-hal yang mengganggu ibadah puasa kita," ungkap Erzaldi, Jumat (3/7/2015).

Menurut Erzaldi, upaya mendapatkan porsi saham besar semata-mata agar bisa digunakan untuk mensejahterakan masyarakat Bangka Tengah.

“Apa dasarnya? Deposit terbesar kan ada di wilayah kita. Jadi sah saja kalau porsi saham Bangka Tengah di Kobatin besar. Jadi bukan soal membuat negara sendiri," ungkap Erzaldi sambil tersenyum

Ia melanjutkan bahwa amanah pemimpin dalam mengelola hasil bumi sesuai UUD 1945 adalah untuk kesejahteraan rakyat. “Kita diberi amanah di pasal 33 UUD 1945, bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ungkap Erzaldi

Karena itu, Erzaldi akan terus memperjuangkan hal tersebut. Ia menekankan bahwa upaya Pemkab Bateng didasari keinginan untuk tidak menjadikan masyarakat Bateng sebagai penonton saja.

“Dengan porsi yang adil itu, masyarakat Bateng tidak hanya sebagai penonton saja. Masyarakat Bateng juga punya hak yang harus saya perjuangkan. Ini menyangkut kesejahteraan mereka. Pun ini sesuai amanat UUD 45.” tegas Erzaldi.

Penulis: Dody
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help