BREAKING NEWS

Penyelundupan Timah Marak, Rudianto Tjen Menilai Ada Politik Adu Domba

perdagangan timah di Bangka Belitung ini masih ada pencurian-pencurian, penyelundupan yang sampai ke negara tetangga

Penyelundupan Timah Marak, Rudianto Tjen Menilai Ada Politik Adu Domba
bangkapos.com/nurhayati
Anggota DPR RI Rudianto Tjen saat buka bersama dengan wartawan, Jumat (10/7/2015) di Restoran Sunlike Sungailiat.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Maraknya penyelundupan timah dari Bangka yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, diakui Anggota DPR RI Rudianto Tjen menjadi sorotan dari pemerintah pusat. Kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke Babel juga menurutnya untuk menyelesaikan kemelut pertimahan.

"Jokowi datang kesini, beliau juga mendengar itu (penyelundupan timah-red). Kita membawa presiden, memberikan informasi kepada beliau bahwa perdagangan timah di Bangka Belitung ini masih ada pencurian-pencurian, penyelundupan yang sampai ke negara tetangga," ungkap Rudianto Tjen, saat berbuka puasa dengan Komunitas Wartawan Bangka dan wartawan yang melakukan peliputan di Sungailiat, Jumat (10/7/2015) kepada bangkapos.com di Restoran Sunlike Sungailiat.

Diakuinya dari data tersebut memang ada beberapa negara tetangga yang tidak memproduksi timah tetapi bisa melakukan peleburan timah sehingga disinyalir bahan baku timahnya berasal dari Babel.

"Makanya Jokowi mengatakan, bahwa kita akan menindak tegas, mengawasi lebih ketat lagi perdagangan dan pertambangan timah di Bangka ini. Kita harapkan dengan adanya perhatian pemerintah ini timah bisa diperdagangkan dengan baik sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat Bangka Belitung," jelas Rudianto Tjen.

Dia mengatakan, jangan seperti saat ini ada semacam politik adu domba, dari satu sisi ingin menjual timah dengan harga mahal namun ada pembeli yang membeli dari belakang dan memperdagangkan dengan harga murah di luar otomatis harga timah turun. Ia berharap perdagangan timah bisa lewat jalur yang benar agar harga timah bisa naik.

"Paling tidak kita bisa melakukan politik dagang sehingga mengangkat harga timah itu. Namanya sudah instruksi presiden, presiden sudah memanggil pimpinan dari Jakarta untuk melakukan tindakan sesuai aturan supaya semua ini berjalan dengan aturan," harap Rudianto Tjen.

Untuk itu, tinggal menunggu bagaimana pengawasan yang dilakukan dari instruksi Presiden Jokowi tersebut.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help