Sanksi Pemotongan TPP Terlalu Kecil

Secara administrasi UU kepegawaian seperti itu, tetapi tegurun secara tertulis tetap juga di laksanakan,

Sanksi Pemotongan TPP Terlalu Kecil
bangkapos.com
Nafiri Sekda Pangkalpinang

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Sanksi berupa pemotongan TPP, terhadap pegawai negeri sipil, di pemerintahan Kota Pangkalpinang yang bolos pada hari pertama masuk kerja di angkap Sekda Nafiri terlalu kecil.

"Memang sanksi itu kecil hanya pemotongan 5 persen dari 75 persen tunjangan perbaikan penghasilan. Secara administrasi UU kepegawaian seperti itu, tetapi tegurun secara tertulis tetap juga di laksanakan," kata Nafiri di temui diruanganya, Kamis (23/7/2015)

Disinggung mengenai bagaimana upaya pencegahan agar PNS tidak lagi mangkir setelah libur berakhir.

"Ya pemotongan TPP itu sudah termasuk pencegahan mengatur mereka agar disiplin jangan tidak masuk, untuk 33 PNS yang tidak masuk tetap kita beri peringatan, Inspektortat dan BKD yang memproses,"ujarnya

Diberitakan sebelumnya sebanyak 33 orang Pegawai negeri sipil di Pemerintahan Kota Pangkalpinang bolos kerja pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran,dari hasil sidak yang dilakukan oleh Inspektorat dan BKD Kota Pangkalpinang, Rabu (22/7/2015) kemaren.

Tags
tpp
Sanksi
Penulis: Riki Pratama
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help