Erzaldi Bergegas Menuju Lift

Menurutnya, komentar Gubernur Rustam di media massa, beberapa waktu lalu, merupakan sebuah candaan.

Erzaldi Bergegas Menuju Lift
bangkapos.com
Aktivitas TI, di kawasan DAM eks kawasan tambang eks PT Koba Tin di Kenari, Rabu (23/4/2014).

* Bupati Bateng dan Rombongan Temui Gubernur

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Bupati Bangka Tengah (Bateng), Erzaldi Rosman, mendatangi kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel), Rabu (29/7) pagi. Erzaldi datang bersama beberapa warga.

Pantauan Bangka Pos, saat tiba di tempat parkir kendaraan di belakang kantor Gubernur, Erzaldi dan rombongan terlihat bergegas menuju lift yang dikhususkan untuk tamu-tamu penting gubernur. Setelah tiba di lantai dua, rombongan bupati ini dipersilakan masuk oleh ajudan Gubernur.

Selanjutnya, Erzaldi dan rombongan berbincang-bincang dengan Gubernur Babel Rustam Effendi di dalam ruangan orang nomor satu di provinsi ini. Perbincangan tersebut berlangsung sekitar 30 menit.

Erzaldi Rosman mengatakan, kedatangannya ke kantor Gubernur sebagai fasilitator masyarakat dan tim mengenai eks PT Koba Tin. "Ya mengenai pemberitaan (sindiran Gubernur--red) kemarin. Tidak usah bicara di koran, jadi kawan-kawan saya ajak ke sini. Saya memfasilitasi kawan-kawan dari rombongan tim persiapan pemantapan pengoperasian kembali PT Koba Tin. Alhamdulillah, Gubernur menyambut dengan baik," kata Erzaldi.

Menurutnya, komentar Gubernur Rustam di media massa, beberapa waktu lalu, merupakan sebuah candaan. Erzaldi ingin menyelesaikan hal tersebut dan sesegera mungkin mengambil langkah pasti mengenai kejelasan lahan eks PT Koba Tin.

"Sehubungan dengan polemik yang kemarin, adanya komentar yang sebetulnya komentar itu komentar becanda Pak Gubernur, jadi saya sampaikan ke kawan-kawan jangan terlalu berpolemik di media. Jadi, kita temui langsung. Alhamdulillah, responsnya sangat baik," ujar Erzaldi.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam waktu dekat tim tersebut akan berkoordinasi dengan tim provinsi untuk menyusun persiapan-persiapan mencari perusahaan maupun pemegang saham. Selanjutnya, Gubernur akan membawa hal tersebut ke kementerian terkait. "Karena ini ranahnya ranah Pak Gubernur," kata Erzaldi.

Disinggung mengenai keinginan Kabupaten Bateng memiliki porsi saham eks PT Koba Tin yang lebih besar, Erzaldi mengatakan, hal itu merupakan kehendak masyarakat. "Keinginan itu ada untuk lebih besar, tapi ndak seperti itulah. Kita bersama-sama Pak Gubernur dan tim yang ada dan bersama Bangka Selatan, pembagiannya kita belum final. Itu keinginan kawan-kawan, bukan saya. Karena memang wilayah (eks PT Koba Tin--red) lebih banyak di Bangka Tengah dan berkeinginan porsinya lebih besar," ujarnya.

Erzaldi menyebut, ada beberapa alasan Kabupaten Bateng ingin memiliki saham yang lebih besar. Menurutnya, sudah banyak kerusakan yang terjadi di Bateng akibat aktivitas PT Koba Tin.

"Kerusakan banyak di wilayah kita, operasionalnya dan KP (kuasa pertambangan PT Koba Tin--red) potensinya pun banyak di wilayah kita. Keuntungan jika lebih banyak di Bangka Tengah, pertama, kebijakannya lebih banyak, aktivitasnya untuk masyarakat sekitar," katanya.

Erzaldi menambahkan, "Kalaupun ada keuntungan perusahaan ini, nantinya disetor kepada kas daerah. Ini dimanfaatkan untuk daerah. Kalau porsinya lebih besar, tentunya untuk pembangunnya lebih besar juga."
Tak bermaksud menyindir

Gubernur Babel, Rustam Effendi, mengaku dirinya tak bermasud menyindir Kabupaten Bateng. Hal itu dia lakukan untuk mengamankan eks PT Koba Tin dari pihak-pihak lain.

"Tidak ada maksud saya seperti itu. Saya lihat pemberitaan akhir-akhir ini, yang perlu diketahui pada prinsipnya bagaimana mengamankan Koba Tin supaya PT Timah tidak kebagian. Kan akhirnya Timah mengakui dan menyerahkan itu semua ke kita, serta Timah menyatakan kita (PT Timah--red) tidak ikut dalam Koba Tin," kata Rustam. (l4)

Penulis: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help