Pilkada 2015

Suryansah : Habibullah Belum Sampaikan LHKPN

Apabila, persyaratan ini, tidak dipenuhi, maka berdasarkan PKPU no 09 2015, calon tersebut, bisa dibatalkan pencalonannya

Suryansah : Habibullah Belum Sampaikan LHKPN
Bangka Pos/ Zulkodri
Pasangan Patrianusa Syahrun-Habibullah H.A Hijazi didampingi istri masing-masing ketika akan mendaftarkan diri ke KPU Bateng, Senin (27/07/2015).

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Suryansyah mengatakan pelaporan dan pengumuman verifikasi harta kekayaan calon Bupati dan wakil Bupati Bangka Tengah yang akan Digelar Desember 2015 mendatang merupakan persyaratan dan hal yang wajib dan mutlak.

Apabila, persyaratan ini, tidak dipenuhi, maka berdasarkan PKPU no 09 2015, calon tersebut, bisa dibatalkan pencalonannya karena tidak memenuhi syarat pencalonan kepala daerah.

"PKPU no 9 2015, pasal 42 ayat 1 poin L , dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon sebagaimana pasal 39 huruf A yang wajib disampaikan kepada KPU, surat tanda terima laporan harta kekayaan dari lembaga berwenang, sebagai bukti pemenuhan syarat pencalonan. Jadi wajib disampaikan, kalau tidak calon dinyatakan tidak memenuhi syarat, artinya gugur dan bisa dibatalkan dalam pencalonan," ujarnya kepada bangkapos.com, Kamis (30/07/2015).

Untuk dua pasangan Pilkada Bateng 2015, yakni 'Perisai Bateng' dan pasangan 'Pahala' dikatakan Suryansyah berkas pencalonan secara umum sudah lengkap. Namun untuk syarat calon khusus penyampaian LKPHN, dari dua pasangan ini, baru pasangan "Perisai Bateng" yang sudah lengkap. Sedangkan pasangan "Pahala" baru Patrianusa yang sudah menyampaikan tanda bukti pencalonan.

" Kalau pasangan,  Erzaldi Rosman dan Ibnu saleh, sudah ada. Sedangkan pasangan 'Pahala' baru Patrianusa yang sudah menyampaikan LKPHN, sedangkan Habibullah belum," ujar suryansyah.

Saat ini, lanjutnya, KPU masih melakukan penelitian berkas syarat calon mulai 28 Juli- 3 Agustus mendatang.

" Setelah kita lakukan penelitian, nanti 3-4 Agustus akan kita lakukan pemberitahuan secara resmi, apa saja syarat calon yang perlu diperbaiki. Perbaikan itu, akan dilaksanakan 5,6,7 Agustus mendatang," ucapnya.

Setelah dilakukan Verifikasi dan sebelum ditetapkan sebagai calon tetap, berdasarkan pasal 73, ayat 1 pasangan calon mengumumkan harta kekayaan pribadi hasil penelitian atau klarifikasi harta kekayaan dari KPK, dengan fasilitasi oleh KPU.

Penulis: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help