Pilkada 2015

Zuhri dan Sukirman Rutin Sampaikan LHKPN

Sementara Balonbup dari Koalisi Parpol NasDem, Partai Demokrat, PBB dan Gerindra, H Sukirman mengatakan, juga sudah menyerahkan tanda terima LHKPN

Zuhri dan Sukirman Rutin Sampaikan LHKPN
kpk.go.id
Formulir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bakal Calon Bupati (Balonbup) dan Bakal Calon Wakil Bupati di Pilkada Bangka Barat ternyata ada yang rutin menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

Bakal Calon Bupati dari PKS Ustad H Zuhri M Syazali diantaranya. Pada pendaftaran di KPU, Zuhri menyerahkan bukti laporannya sebagai syarat sebagai bakal calon.

"Saya rutin laporkan LHKPN ke KPK, setiap September. Tanda buktinya juga sudah saya serahkan saat pendaftaran di KPU kemarin, kalau soal harta kekayaannya, nanti nunggu pengumuman dari KPU saja, kalau angka-angkanya saya sampaikan sekarang, terus ada perbedaan dengan yang diumumkan oleh KPU, kan kurang pas jadinya, ya tepatnya nanti seperti yang nanti diumumkan oleh KPU," ujar Zuhri kepada bangkapos.com, Kamis (30/7/2015).

Sementara Pasangan Ustad Zuhri, yakni Balonwabup H Syaiful Fakkah mengatakan, juga sudah melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

"Saya tinggal mengambil tanda buktinya saja di KPK, nanti akan saya sampaikan ke KPU untuk melengkapi berkas persyaratan," kata Syaiful.

Sementara Balonbup dari Koalisi Parpol NasDem, Partai Demokrat, PBB dan Gerindra, H Sukirman mengatakan, juga sudah menyerahkan tanda terima LHKPN saat pendaftaran di KPU Bangka Barat Senin (27/7/2015).

"Kan setiap tahunnya yakni per September kita pasti laporkan harta kekayaan ke KPK, jadi kemarin saat pendaftaran, tanda bukti LHKPN yang dikeluarkan KPK juga sudah saya lampirkan sekaligus dalam pendaftaran kemarin," ujar Sukirman.

Pasangan H Sukirman, Balonwabup Sapri juga laporan harta kekayaan yang dilaporkan ke KPK, sudah ada tanda buktinya.

"Sudah, kita serahkan ke KPU Bangka Barat, pas kita daftar hari Senin lalu. Wa..h, kalau angka-angkanya berapa, saya lupa, biarlah KPU saja yang mempublikasikan, biar pas," kata Sapri.

Balonwabup dari Koalisi Parpol PDIP, Hanura, PAN Markus mengatakan, sudah menyampaikan laporan harta kekayaan ke KPK, bukti terimanya juga sudah ada.

"Tanda terima ini akan diserahkan di masa perbaikan nanti, kalau soal berapa harta kekayaan yang dilaporkan ke KPK, nanti biar diumumkan oleh KPU saja, ya biar angkanya jelas dan pasti, " ujar Markus.

Markus menambahkan, pasangannya yakni Balonbup yakni H Parhan Ali sudah lengkap dan sudah diserahkan saat pendaftaran di KPU.

Penulis: riyadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help