BangkaPos/

Pembunuhan Sadis di Belitung Timur

Istri Saya Tergoda

Tanpa busana, tubuh pria itu bersimbah darah.

Istri Saya Tergoda
Bangka Pos/ Disa A
Polisi memeriksa TKP pembunuhan di Gantung Belitung Timur 

- Suami Cemburu Tusuk Selingkuhan Istri
- Dusun Rasau Dihebohkan Kasus Pembunuhan

GANTUNG, BANGKA POS - Seorang pria yang membawa pisau berlumuran darah membuat Yong Ma (30), warga Dusun Rasau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, trauma. Apalagi belakangan pria itu diduga membunuh Birin (34) tetangga kontrakan Yong Ma di RT 05, Dusun Rasau.

Yong Ma sempat mendengar pria berinisial IW itu melontarkan beberapa kalimat yang menyiratkan tindakan yang baru dilakukannya terhadap Birin. "Alhamdulillah sudah selesai, ini baru I.. (IW) asli Palembang. Kalau istri saya tidak tergoda, mungkin tidak begini," kata Yong Ma menirukan perkataan IW yang terdengar olehnya, Jumat (31/7).

Birin ditemukan tergeletak di kontrakannya, Jumat (31/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Tanpa busana, tubuh pria itu bersimbah darah. Di dekatnya ada selimut berwarna ungu bertulisan Manchester United, serta piring dan mangkok kotor.

Warga asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) itu diduga telah dibunuh IW, pria yang membawa pisau berlumuran darah yang dilihat Yong Ma. Tindak pidana itu diduga dilatarbelakangi perasaan cemburu. Pasalnya, Birin disebut tinggal satu atap dengan istri siri IW, Nr (34) di rumah kontrakan yang menjadi lokasi pembunuhan.

Yong Ma mengatakan pertemuannya dengan IW berawal dari teriakan Nr yang terdengar pada Jumat (31/7) dinihari. Suara Nr membangunkan Yong Ma dari tidurnya. Dia kemudian menuju sumber suara tersebut.

Belum sempat menuju kontrakan Birin, Yong Ma mendapati IW di depan kontrakannya. "Lagi tidur tadi. Pas dengar teriakan 'Ya Allah - Ya Allah' langsung kebangun, habis itu aku buka pintu sudah lihat pelaku sudah di depan," ujarnya.

Yong Ma melihat IW membersihkan pisau berukuran sekitar 30 sentimeter. Hal itu dilakukan IW menggunakan plastik kresek berwarna hitam. Setelah itu, Yong Ma melihat IW berjalan kaki menuju jalan aspal.

"Waktu itu, aku cuma diam, setelah lima menit baru aku pergi ke rumah abang aku, untuk menenangkan pikiran," kata Yong Ma.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help