BangkaPos/

Pembunuhan Sadis di Belitung Timur

Kisah Cinta Segitiga Dua Pria Palembang Berujung Maut

Jasad pendatang asal Palembang, Sumatera Selatan itu tidak terbungkus sehelai benang pun dan dalam posisi terbaring menyamping di ruang tengah.

Kisah Cinta Segitiga Dua Pria Palembang Berujung Maut
Bangka Pos/ Disa Aryandi
Seorang pria ditemukan dalam kondisi menggenaskan di sebuah rumah kontrakan di Dusun Rasau Desa Gantung Kabupaten Belitung Timur, Jumat (31/7/2015). Tampak saat evakuasi sedang dilakukan.

GANTUNG, BN -- Warga Dusun Rasau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur (Beltim) heboh, Jumat (31/7/2015) pagi. Birin (34), ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah bedeng yang ia kontrak di kawasan tersebut.

Jasad pendatang asal Palembang, Sumatera Selatan itu tidak terbungkus sehelai benang pun dan dalam posisi terbaring menyamping di ruang tengah. Tubuhnya berlumuran darah.

Polisi memeriksa TKP pembunuhan di Gantung Belitung Timur

Tidak jauh dari jasadnya, ada selembar selimut warna ungu, dengan tulisan Manchester United. Ada juga piring dan mangkuk yang tampak belum dicuci setelah dipakai.

Bujangan ini diduga dibunuh IW (44), sesama perantau asal Palembang.

Peristiwa sadis itu diduga dilatarbelakangi oleh persoalan asmara. Istri siri pelaku yang diketahui bernama NR (34), diketahui sudah sepekan terakhir hidup satu atap bersama korban atau selingkuh.

Wanita asal Kalimantan Barat itu membawa serta dua anak balitanya.

Pembunuhan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat dini hari. Yong Ma (30) merupakan orang pertama yang mengetahui peristiwa berdarah itu. Yong Ma terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara wanita berteriak minta tolong.

selingkuh
ilustrasi

Yong Ma yang sudah tinggal di kontrakan itu lebih dari satu tahun, mengaku tahu ada wanita yang tidak ia kenal sudah seminggu belakangan menginap di tempat korban. "Dia datang bawa dua anaknya," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help