DPRD Minta Perda Kawasan Tanpa Rokok Ditegakkan

Sanksi tegas dikeluarkan pemerintah kota kepada para pelanggar akan dikenakan denda uang sebesar Rp 50 juta dan kurungan 3-7 hari.

DPRD Minta Perda Kawasan Tanpa Rokok Ditegakkan
net
Ilustrasi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rapat paripurna ketujuh masa persidangan II tahun 2015, DPRD Kota Pangkalpinang telah mensahkan empat Raperda menjadi perda, salah satunya untuk kawasan tanpa rokok (KTR).

Sanksi tegas dikeluarkan pemerintah kota kepada para pelanggar akan dikenakan denda uang sebesar Rp 50 juta dan kurungan tiga hingga tujuh hari.

Tetapi hingga sekarang belum ada tindak lanjut dari pemkot Pangkalpinang mengenai kelanjutan perda tersebut, karena DPRD kota Pangkalpinang mengharapkan Perda KTR untuk segera ditegakkan.

"Perda KTR segera di tegakkan, mengenai kawasan tidak boleh merokok dengan diturunkan perwako,"kata Rusdi, ketua komisi I DPRD Kota Pangkalpinang kepada bangkapos.com, Senin, (2/8/2015) di temui di ruanganya

Ia mengatakan mengenai penegakkan perda pemkot pangkalpinang lemah contohnya terhadap perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah di sahkan beberapa waktu lalu.

"Menyangkut penengakan perda Pemkot lemah di penegakkan Perda contohnya KTR, sudah dari awal pengajuan raperda KTR akan ada konsekuensi anggaran terhadap penegakan perda, pemerintah wajib menyiapkan kawasan rokok ini harus di tegakkan, kawasan mana yang menyediakan smoking area," ungkapnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved