Kulat Malam Serang Tanaman Lada Sukardi

Berkebun karet dan sahang atau lada bagi Sukardi sudah menjadi gantungan hidupnya untuk menafkahi keluarga.

Kulat Malam Serang Tanaman Lada Sukardi
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Menjadi petani bagi Sukardi warga Desa Labuh Air Labuh Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka sudah menjadi darah daging.

Berkebun karet dan sahang atau lada sudah menjadi gantungan hidupnya untuk menafkahi keluarga. Setiap hari dia ke kebunnya yang berjarak sekitar empat tiga hingga empat kilometer dari kampungnya.

Untuk tahun 2014-2015 ini dia menanam lada sebanyak seribu pohon, namun sebagian ladanya harus mati karena terkena penyakit jamur.

"Tahun ni banyek (banyak-red) yang mati hampir setengah e kene (terkena-red) kulat malem atau jamur bateng sahang kuning, hitem," ungkap Sukardi kepada bangkapos.com, Selasa (4/8/2015).

Namun ia bersyukur kendati tanaman ladanya banyak yang mati tetapi masih bisa panen. Usaha dan kerja kerasnya tidak sia-sia karena selama satu tahun delapan bulan ladanya yang ditanamnya sudah bisa panen.

Paling tidak dia masih mendapatkan panen sekitar setengah ton.

"Panen e lah mulai sejak bulan lima (Mei-red) kemarin. Sekarang alhamdulillah masih ade," kata Sukardi.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved