Gratifikasi DPRD Pangkalpinang

Ini Pesan Mantan Politisi PKS pada Anaknya Sebelum Masuk Bui Pangkalpinang

"Sebentar ok nak. Ayah nak beli pesawat-pesawat. Anak tunggu di sinilah ok?," kata Sahidil

Ini Pesan Mantan Politisi PKS pada Anaknya Sebelum Masuk Bui Pangkalpinang
Bangka Pos/Ryan
Sahidil menggendong putra kesayanganya yang berusia 2,5 tahun saat detik-detik dirinya berada di gedung kantor Kejari Pangkalpinang atau hendak dibawa ke Lapas Tuatunu, Rabu (5/8/2015). 

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Teriakan bocah kecil itu semakin 'menjadi-jadi'. Bahkan suara keras terdengar jelas dari mulut bocah kecil yang masih berusia balita sempat mengundang perhatian para pengunjung Lapas Tuatunu Pangkalpinang.

Menyaksikan kondisi bocah kecil itu menangis di dalam gedung Lapas Tuatunu Pangkalpinang, Rabu (5/8/2015) siang itu sambil berteriak keras memanggilnya, Sahidil salah satu dari 4 mantan anggota DPRD kota Pangkalpinang periode 1999 - 2004 yang dieksekusi oleh pihak kejaksaan negeri (Kejari) Pangkalpinang terkait kasus gratifikasi tersontak mendengar teriakan keras putra kesayanganya itu yang terlihat masih dalam gendongan istri tercintanya.

"Sebentar ok nak. Ayah nak beli pesawat-pesawat. Anak tunggu di sini lah ok?" kata Sahidil kepada putranya saat itu di dalam Lapas yang mencoba membujuk putranya agar diam dan tak menangis lagi.

Meski Sahidil terkesan berusaha mencoba menjelaskan kondisinya saat itu, namun bocah itu tetap saja tak mau diam dan tetap menangis berteriak keras.

Istri tercinta Sahidil pun terlihat bergegas meninggalkan ruang dalam gedung Lapas Tuatunu Pangkalpinang dengan maksud bocah itu diam, namun lagi-lagi bocah itu malah makin menjadi menangis dengan kerasnya hingga dibawa ke luar gedung Lapas setempat.

Sementara itu, meski tampak digiring oleh petugas Lapas dan petugas kejaksaan, Sahidil masih menyempatkan diri menyaksikan putra kesayanganya itu terlihat masih memanggil namanya dan berteriak menangis.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help