Kisah Janda Pemburu Kerang Menghidupi Dua Anaknya

Usai pulang menyadap karet, single parent ini langsung menuju laut untuk mencari kerang.

Kisah Janda Pemburu Kerang Menghidupi Dua Anaknya
Bangka Pos/ Nordin
Tuti memikul Tungkas (tempat mengumpul kerang setelah diambil dari peternakan) saat memanen kerang di Dusun Sukal kelurahan Belo Laut Kecamatan Muntok Bangka Barat, Rabu (5/8/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Semangat Tuti (42) sepertinya tak habis-habis. Usai pulang menyadap karet, single parent ini langsung menuju laut untuk mencari kerang.

Warga Dusun Sukal Kelurahan Belo Laut Kecamatan Muntok Bangka Barat ini harus hidup mandiri sejak ditinggal suami dua puluh tahun lalu.

"Kadang makan aja udah ngak sempat lagi, masak apalagi. Untuk keperluan sehari-hari saya biasanya beli karena pulang kerumah sudah capek," kataTuti kepada bangkapos.com, Rabu (5/8/2015).

Bukan tanpa alasan ia melakukan semua itu. Dia harus menghidupi dua orang anaknya yang saat ini masih menempuh pendidikan.

Seorang anaknya saat ini sedang berkuliah sementara satunya lagi masih menjalani aktivitas di SMK.

"Niat anak-anak ingin sekolah cukup bagus. Saya tidak ingin mematahkan semangat mereka, biarlah kerja walaupun siang dan malam," sebut Tuti.

Bagaimana cerita lengkapnya Tuti si pemburu kerang, simak selengkapnya di Harian Bangka Pos/ Babel News/ Pos Belitung edisi Kamis 6 Agustus 2015.

Penulis: Muhammad Noordin
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help