PP Gaji Baru PNS Babel Belum Turun

Kepala BKD Provinsi Babel Tarmin mengatakan hingga saat ini pembayaran gaji PNS Pemprov Babel masih menggunakan aturan yang berlaku saat ini.

PP Gaji Baru PNS Babel Belum Turun
Bangkapos.com/dok
Tarmin AB

PANGKALPINANG, BN - Badan Kepegawaian Negara (BKN) disebut-sebut akan menerapkan sistem baru penggajian PNS mulai tahun depan. Namun sampai saat ini pemerintah daerah di Bangka Belitung belum menerima instruksi maupun aturan baru tersebut dari pemerintah pusat.

Kepala BKD Provinsi Babel Tarmin mengatakan hingga saat ini pembayaran gaji PNS Pemprov Babel masih menggunakan aturan yang berlaku saat ini. Jika sistem gaji PNS berubah tentu harus mempunyai payung hukum berupa peraturan pemerintah (PP).

"Sampai sekarang belum ada, belum ada itu sistem barunya. Kalau ada penggantian sistem baru itu makai PP, belum diterapkan dan memang belum ada PPnya," kata Tarmin, Selasa (4/8).

Tarmin menyebutkan rencana perubahan sistem gaji tersebut baru sebatas kajian. Hingga saat ini belum ada instruksi pusat ke daerah untuk melakukan persiapan.

"Mungkin bukan gaji, mungkin itu baru teori atau analisa saja, karena kalau peraturan dan penjelasannya hingga saat ini belum ada," ujar Tarmin.

Ketika disinggung mengenai rencana BKN merubah sistem penggajian karena membebani APBN, Tarmin mengatakan Pemprov Babel akan mengikuti aturan jika ada instruksi dari pemerintah pusat. Sebab menurutnya, pemerintah daerah harus mengikuti apapun kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat.

"Gaji itu memang makai dana pusat melalui dana DAK, kalau itu memang sudah ketentuan pemerintah pusat, pemerintah daerah harus ikut," katanya.

Saat ini kata Tarmin, gaji PNS Pemprov Babel berbeda-beda tergantung masa kerja dan golongan. Gaji pokok pejabat eselon II saat ini berkisar Rp 4 juta. Gaji tersebut belum termasuk tunjangan, beras, anak dan istri, dan tunjangan jabatan, serta Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

"Kalau gaji ini kecil, kalau gaji saya pokoknya saja sekitar Rp 4 juta, ditambah tunjangan beras, istri, tunjangan jabatan, jadinya sekitar Rp 7 jutaan, itu diluar TPP. Kita berdasarkan pergubnya, ada pengurangannya kalau tidak masuk kantor. Kalau untuk TPP itu tertinggi eslon II Rp 5 juta, nerima Rp 4 jutaan karena dipotong pajak 15 persen. Kalau untuk staf berkisar Rp 1,5 juta," jelasnya.

Kepala DPPKAD Provinsi Babel Yulizar Adnan juga belum mengetahui pembayaran gaji PNS menggunakan sistem cluster. Saat ini pihaknya masih membayar gaji PNS menggunakan sistem lama melalui bank.

"Belum ada instruksi mengenai sistem baru itu. Bayar gajinya masih biasa," ujar Yulizar.

Dalam satu tahun Pemprov Babel menggelontorkan Rp 142.939.109.766 untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai.

"Tunjangan itu tiap bulan ditransfer berbarengan dengan gaji, jadi gaji bersama TPP," kata Kabid perbendaharaan dan verifikasi DPPKAD Provinsi Babel, Yizhar Oktaviana. (L4)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help