Lipsus Cuaca Babel

Suhu Panas Sebabkan Ruam dan Kanker

Untuk mengatasi hal itu, dokter Linda berbagi beberapa tips. Berikut tips-tips tersebut:

Suhu Panas Sebabkan Ruam dan Kanker
Bangka Pos/ Khamelia
dr Linda Sugiarto

DOKTER Linda Sugiarto, dokter Aesthetic/ahli kecantikan di Golin Medical Cosmedic Spa Pangkalpinang mengatakan cuaca panas bisa membawa pengaruh buruk terhadap kondisi kulit. Kulit merupakan benteng pelindung semua anggota tubuh.

Sinar matahari dapat menimbulkan masalah bagi kulit terutama karena pancaran sinar ultraviolet yang bisa menyebabkan ruam kemerahan sampai dengan kanker kulit yang paling parah.

Di lain pihak, lanjutnya, sinar matahari tidak dapat dihindari karena dibutuhkan tubuh untuk membentuk vitamin D. Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu diketahui antara lain kapan sinar matahari tidak membahayakan kulit. Menurut penelitian, sinar matahari yang aman bagi kulit adalah dibawah pukul 09.00 dan diatas pukul 16.00.

"Selama musim panas, jumlah pasien dengan keluhan jerawat mengalami peningkatan yang signifikan. Rata- rata usia 13 sampai 25 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia reproduksi kelenjar minyak mulai aktif, dan selama musim panas suhu dan kelembaban meningkat sehingga kulit lebih banyak memproduksi keringat. Keduanya dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat," kata dokter Linda.

Untuk mengatasi hal itu, dokter Linda berbagi beberapa tips. Berikut tips-tips tersebut:

*Cuci Muka

Saat musim panas, bagian wajah akan lebih cepat terlihat kusam. Hal itu dikarenakan produksi minyak dan keringat meningkat. Ditambah lagi, banyaknya debu dan polusi udara yang akan membuat kulit semakin kotor.

Nah, supaya kulit tetap bersih dan terhindar dari jerawat, harus rajin mencuci muka. Tapi jangan langsung mencuci wajah, setelah terpapar sinar matahari. Diamkan dulu selama 15-30 menit untuk menenangkan kelenjar lemak pada kulit. Lakukan kegiatan ini sebanyak 2-3 kali sehari. Kemudian pakailah toner agar kulit muka terasa lebih segar.

*Moisturizer

Jangan malas menggunakan pelembab. Soalnya, moisturizer cream akan menjaga kulit tetap lembut dan sehat. Pilihlah produk yang memiliki kandungan alami yang bersifat menenangkan, seperti aloe vera, chamomile dan lavender. Atau untuk lebih tepatnya jangan ragu- ragu konsultasi dengan dokter yang berkompeten.

*Sunblock

Pakailah sunblock khusus wajah untuk menghindari pengaruh buruk dari radiasi sinar matahari. Untuk kita yang tinggal di daerah tropis, pakailah sunblock dengan minimal SPF 30. Gunakan 30 menit sebelum mulai beraktivitas.

*Asupan Gizi
Merawat kulit nggak cuma dari luar. Kita juga harus mengkonsumsi berbagai makanan yang banyak mengandung vitamin, mineral serta anti oksidan. Seperti apel, strawberry, pisang, pepaya, alpukat, wortel, tomat, serta sayur-sayuran berwarna hijau. Makanan tersebut dapat mengurangi radikal bebas yang jumlahnya semakin banyak di musim kemarau.

*Air Mineral
Saat musim panas, penguapan cairan meningkat dan dapat mengakibatkan dehidrasi sel. Saat sel mengalami dehidrasi, sel akan keriput dan celah antar sel jadi lebih besar. Alhasil kuman penyebab jerawat lebih leluasa masuk kedalam kulit.

Jumlah air yang disarankan 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas belimbing.
Cuaca panas bukan halangan untuk tampil cantik. Terapkan tips diatas dan konsultasikan ke dokter yang berkompeten di bidangnya apabila masalah kulit Anda tidak teratasi. (uwa)

Tags
suhu
Dokter
Penulis: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved