Tersangka Korupsi Taman Mandara Bakal Jadi DPO Kejaksaan

Bn, warga kota Pangkalpinang bakal ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) karena tidak datang dipanggil Kejaksaan Negeri

Tersangka Korupsi Taman Mandara Bakal Jadi DPO Kejaksaan
bangkapos.com/dok
Kepala Kejari. (Kajari) kota Pangkalpinang, Samsudin SH MH

Laporan wartawan Bangkapos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bn, warga kota Pangkalpinang bakal ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) karena tidak datang dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Pangkalpinang terkait perkara korupsi (tipikor),

Hal ini dikatakan Kepala Kejari (Kajari) kota Pangkalpinang, Samsudin kepada bangkapos.com, Kamis (10/9/2015).

Samsudin menjelaskan Bn selaku pihak pelaksana kegiatan proyek pembangunan taman hijau Mandara yang dibangun di kawasan kolong retensi Kacang Pedang kota Pangkalpinang itu sebelumnya sempat dua kali dipanggil melalui surat panggilan resmi dari pihak Kejari kota Pangkalpinang, namun yang bersangkutan tak kunjung datang.

"Sudah dua kali kita panggil dia (Bn--red) namun tidak pernah datang. Nah jika kita layangkan lagi surat panggilan ketiga dan yang bersangkutan (Bn--red) tidak datang-datang juga maka rencananya akan kami tetapkan jadi DPO," tegasnya.

Sejauh ini Bn selaku pihak pelaksana (PT Ayu Mustika Rizki) masih diupayakan dikonfirmasi terkait dirinya sempat dipanggil oleh pihak Kejari kota Pangkalpinang atas perkara kasus korupsi proyek Taman Hijau Mandara yang menelan dana hingga mencapai Rp 2,752 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran (TA) 2013 di bawah naungan intansi Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) kota Pangkalpinang, namun diduga proyek tersebut telah merugikan keuangan negara sekitar Rp 500 juta.

Dalam berita sebelumnya pihak Kejari kota Pangkalpinang pun telah menetapkan seorang tersangka lainnya yakni Aldi Salqomar (mantan Kabid Lingkungan) juga selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Perkara kasus ini pun sampai saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (Tipikor) kota Pangkalpinang.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help