Pasien Kecelakaan Pembayaran Pertama Ditanggung Jasa Raharja

Bagian Humas Rumah Sakit Medika Sungailiat Ridha Yustanti membenarkan adanya pasien atas nama Sun Fo warga Kuday

Pasien Kecelakaan Pembayaran Pertama Ditanggung Jasa Raharja
bangkapos.com/deddy marjaya
Pasien mencabut kupon doorprize di RS Medika Stannia Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bagian Humas Rumah Sakit Medika Sungailiat Ridha Yustanti membenarkan adanya pasien atas nama Sun Fo warga Kuday yang dirawat akibat tabrakan di RS Medika Stania, Jumat (11/9/2015) kemarin.

Namun menurutnya prosedur yang dijalankan pihak RS Medika Stania sudah sesuai dengan standar pelayanan minimal dengan menangani pasien langsung di ruang gawat darurat. Baru kemudian menanyakan kepada pihak keluarga korban apakah pasien sebagai peserta BPJS atau bukan.

"Memang benar ada pasien kecelakaan lalulintas. Dari pihak keluarga korban ditanya pasien ini peserta BPJS atau pasien umum. Kalau kecelakaan lalu lintas untuk peserta BPJS sebagai pihak kedua, pembayaran pertama oleh pihak Jasa Raharja. Untuk mendapatkan pembayaran dari Jasa Raharja ini harus ada keterangan pihak kepolisian yang menyatakan benar bahwa pasien tersebut pasien kecelakaan lalu lintas," jelas Ridha, Sabtu (12/9/2015) kepada bangkapos.com.

Namun karena dari pihak keluarga tidak mengurus ke kepolisian maka tidak ditanggung pihak jasa raharja sehingga pembayarannya ditanggung pihak ketiga yakni dari pihak pasien.

"Jadi memang saat itu ada pembayaran sekitar Rp 3 juta atau 4 juta dan ambulannya karena tidak ditanggung maka dicas biaya," kata Ridha.

Menurutnya dalam pelayanan medis tidak ada perbedaan pelayanan dimana kondisi pasien tetap diutamakan dalam penanganan darurat. Baru setelah penanganan dokter, bagian administrasi menanyakan kepada pihak keluarga pasien.

"Dalam kecelakaan lalu lintas, BPJS bukan tidak menanggung tetapi pembayaran pertama oleh Jasa Raharja. Untuk mendapatkannya harus ada surat dari kepolisian. Kadang masyarakat menilai kalau ngurus ke polisian takut disalahkan padahal bukan seperti itu, hanya meminta surat dari kepolisian bahwa pasien memang mengalami kecelakaan. Memang ini perlu sosialisasi," jelas Ridha.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help