Polantas Mengenakan Topeng Hentikan Pengendara

Beberapa personel Polisi Lalu Lintas mengenakan topeng tersenyum memberhentikan pengendara kendaraan bermotor

Polantas Mengenakan Topeng Hentikan Pengendara
bangkapos.com/dok
Ilustrasi 

TANJUNGPANDAN, BN - Beberapa personel Polisi Lalu Lintas mengenakan topeng tersenyum memberhentikan pengendara kendaraan bermotor, Selasa (15/9) pagi lalu.

Perlengkapan berkendara menjadi perhatian utama para personel Polantas ini bagi pengendara yang diberhentikan di kawasan Boulevard Simpang Lima Tanjungpandan (BSLT).

Puluhan pengendara terjaring razia yang dilakukan secara gabungan bersama ini. Beberapa instansi selain Sat Lantas Polres Belitung yang ikut dalam razia ini juga TNI RDU POM, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Belitung serta beberapa instansi lain.

Para pengendara yang kedapatan melanggar lalu lintas diminta langsung mengikuti sidang di tempat. Unsur Kejaksaan Negeri Tanjungpandan selaku penuntut dan Pengadilan Negeri Tanjungpandan selaku hakim persidangan dan panitera juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilakukan mulai pukul 9.00 WIB hingga 11.00 WIB ini termasuk dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke 60. Selain melakukan persidangan di tempat, juga dilakukan sosialisasi keselamatan berkendara bagi para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

"Kegiatan pertama ini dilakukan razia dan sidang di tempat bersama PN dan kejaksaan. Kalau melanggar langsung dilakukan penilangan dan sidang. Rangkaian HUT Lalu Lintas ini akan berlangsung selama beberapa hari kedepan dengan kegiatan berbeda," ujar Kasat Lantas Polres Belitung Iptu Eka Asmayani kepada Pos Belitung.

Para personel Sat Lantas juga melakukan penempelan stiker tertib berlalu lintas pada kendaraan yang melintas. Penempelan stiker tersebut hanya dilakukan terhadap kendaraan-kendaraan yang telah berlaku tertib lalu lintas.

Diantaranya kelengkapan kendaraan serta surat-surat berkendara pengemudi lengkap.

"Dicek dulu semua, termasuk knalpot, helm serta surat menyuratnya seperti SIM dan STNK. Kalau memang ada semua baru ditempel dengan stiker tertib lalu lintas. Itu untuk memacu pengendara lain juga berlaku tertib," papar Eka.

Beberapa Polantas sengaja mengenakan topeng senyum saat memberhentikan dan memberikan sosialisasi ke para pengendara. Hal tersebut dimaksudkan bahwa Sat Lantas lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu juga mengubah image Polantas yang selama ini tergambar dalam sebagian masyarakat.

"Maksud dan tujuan menghilangkan citra negatif dan arogansi kepada masyarakat. Sehingga menciptakan polantas yang edukatif," tandas Eka.

Eka berharap masyarakat Kabupaten Belitung lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara. Sehingga angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Belitung semakin rendah. Ia juga mengingatkan agar para pengendara selalu melengkapi semua kelengkapan kendaraan dan berkendara saat mengemudikan kendaraan. (cla)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved