Remaja Masjid Baitul Muhajirin Bentuk Bank Sampah

Untuk sistem oprasional Bank Sampahnya mengadopsi dari sistem Bank Sampah yang digunakan UNILEVER Indonesia.

Remaja Masjid Baitul Muhajirin Bentuk Bank Sampah
Dok Humas Pemkab Bangka
Bangka Launching Bank Sampah

Citizen Reporter, M Arinda Unigraha Utama

KUMPULAN Remaja Masjid (Kurma Al-Fatih) Masjid Baitul Muhajirin Perumnas Pemda Sungailiat menginisiasi dan menggagas pembentukan Bank Sampah di kawasan Perumnas Pemda Sungailiat Kabupaten Bangka. 

Gagasan tersebut sudah dirancang sejak bulan maret 2015 dan akan mulai diorganisir mulan september 2015 ini.

Rangkaian proses pembentukan tersebut diawali dengan terselenggaranya Rapat Koordinasi Silaturahmi Pembentukan Pengurus Bank Sampah bertempat di markas KURMA AL-FATIH Masjid Baitul Muhajirin, Sungailiat, Minggu (13/9/2015) malam.

Pertemuan yang dhadiri Ketua RT, Kepala Lingkungan, tokoh Agama dan tokohmasyarakat. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka.

"Kami mendukung langkah yang digagas oleh remaja masjid ini, Insyaallah kami akan membantu proses pembentukannya, kami senang kalau ada pemuda yang punya semangat dan inisiatif seperti ini, apalagi adanya Bank Sampah akan menjadi nilai tambah dalam penilaian Adipura nantinya" Ujar Asep, Selaku Kepala BLH Kabupaten Bangka.

Pembentukan Bank Sampah ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, Kurma Al-Fatih melibatkan tokoh-tokoh masyarakat yang juga mempunyai peran dalam birokrasi pemerintahan untuk mempermudah oprasionalnya.

Langkah selanjutnya tinggal menentukan lokasi yang akan digunakan, sedangakan untuk sistem oprasional Bank Sampahnya mengadopsi dari sistem Bank Sampah yang digunakan UNILEVER Indonesia.

Adapun untuk komunitas Kepengurusan Bank Sampah tersebut dinamakan BECAk (Bangka Environment Creative Activist of "kawa").

Rencannya Becak akan diusahakan untuk langsung dibina oleh BLH Kabupaten Bangka dan Kelurahan Bukit Betung.

Bank Sampah sendiri merupakan salah upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan terkait pengelolaan sampah.

Dengan adanya unit usaha ini, nantinya masyarakat akan mendapat keuntungan dari sampah yang disetorkan, sehingga lingkungan akan bersih karena masyarakat merasa bahwa sampah memiliki niai jual.(*)

Tags
Sampah
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved