Kecanduan Film Porno Bisa Sebabkan Kecacatan

Pada pecandu pornografi, otak akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu suatu bahan kimia otak yang membuat rasa senang

Kecanduan Film Porno Bisa Sebabkan Kecacatan
Media Indonesia
Anggota DPR RI diduga kuat menonton film porno melalui smartphone saat Sidang Paripurna DPR RI sedang berlangsung di Gedung DPR, Jumat (8/4/2011)

Zitizen Reporter, Rizaldy,SE

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kecanduan pornografi ternyata mirip dengan kecanduan narkoba. Jika tak dihentikan, maka pencandu akan mengalami kerusakan otak, bahkan kecacatan.

Demikian disampaikan Kepal Seksi Penais Kanwil Kementerian Agama Bangka Belitung, Mehmud El Khori di depan peserta Workshop yang digelar lembaganya, Kamis (1/10/2015).

Mehmud El Khori yang menjadi pemateri mengatakan kecanduan pornografi adalah perilaku berulang untuk melihat hal-hal yang merangsang nafsu seksual, dapat merusak kesehatan otak dan kehidupan seseorang.

"Menurut ahli bidang kecanduan pornografi, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada pre frontal corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak. Lebih gawat, ternyata!," ungkap Mehmud.

Diungkapkannya pula, pada dasarnya orang yang kecanduan pornografi merasakan hal yang sama dengan pecandu narkoba, yaitu ingin terus memproduksi dopamin dalam otak.

Pada pecandu pornografi, otak akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu suatu bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik.

"Dalam kondisi normal, zat-zat ini akan sangat bermanfaat untuk membuat orang sehat dan menjalankan hidup dengan lebih baik. Tapi dengan pornografi, otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan), sehingga otak tidak bekerja dengan normal bahkan sangat ekstrem, yang kemudian bisa membuat otak mengecil dan rusak," katanya.

Menurut dia bila bagian otak limbik selalu digunakan untuk pornografi pada anak dan remaja, maka bagian otak yang bertanggung jawab untuk logika akan mengalami cacat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Ka.Kanwil Kemenag Babel) Drs. H. Andi M. Darlis membuka secara resmi dua workshop sehari dalam waktu bersamaan.

Workshop Seksi Penais yang mengangkat tema Pengurangan Dampak Pornografi dan Pornoaksi dan workshop Seksi Bimas Bimsyar dengan tema Pembinaan Peningkatan Kulitas Rohaniawan Islam Pendamping sumpah Keagamaan.

Dalam sambutannya dihadapan 70 peserta dua kegiatan workshop yang berasal dari 7 Kabupaten Kota se Bangka Belitung.

Andi M Darlis menyampaikan worshop internal semacam ini bertujuan untuk menyamakan persepsi untuk pelaksanaan di masing-masing tempat tugas dalam rangka pelayanan prima kepada publik.

Tags
Porno
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved