Ada Tugas ke Amerika, Rizal Ramli Baru Serahkan LHKPN ke KPK

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menyerahkan laporan harta kekayaan

Ada Tugas ke Amerika, Rizal Ramli Baru Serahkan LHKPN ke KPK
Ambaranie Nadia K.M
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rixal Ramli melaporkan harta kekayaannya ke KPK, Senin (12/10/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ia menyambangi Gedung KPK sekitar pukul 11.30 WIB dengan menggunakan mobil dinasnya.

"Saya datang ke sini memenuhi kewajiban sebagai pejabat negara, harus menyerahkan laporan kekayaan. Ini wajib kan," ujar Rizal di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Rizal mengatakan, ia baru sempat menyerahkan LHKPN kepada KPK karena sebelumnya bertugas di Amerika Serikat. Selain itu, ia juga kebanjiran agenda lainnya sehingga baru menyempatkan diri pada hari ini.

Sejak era Abdurrahman Wahid

Berdasarkan data yang dilansir dari situs acch.kpk.go.id, harta kekayaan yang dilaporkan Rizal terakhir kali pada Mei 2001 sebesar Rp 8.509.361.000 dan 88.110 dollar AS. Saat itu, Rizal menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid.

Harta tersebut terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 3.707.584.000. Aset tersebut terdiri dari tiga bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Bandung, empat bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Bogor, serta dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan.

Selain itu, ada pula harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 608 juta dan harta berupa logam mulia senilai Rp 216 juta.

Sementara itu, untuk harta bergerak lain berupa barang elektronik, harta Rizal senilai Rp 90 juta. Ada pula harta berupa surat berharga senilai Rp 3 miliar serta giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 887.777.000 dan 88.110 dollar AS.

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved