BI Berikan Edukasi Keuangan Untuk Guru

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengadakan kegiatan Training of Trainers Edukasi Keuangan dan Inklusi

BI Berikan Edukasi Keuangan Untuk Guru
nurhayati/bangkapos.com
Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Bangka Surtam A Amin dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Padli berfoto bersama Kepala BI Perwakilan Babel Bayu Martanto dan Staf BI Perwakilan Babel, saat kegiatan Training of Trainers Edukasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Bagi Pengajar Tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Bangka, Selasa (20/10/2015) di Meeting Room Novilla Boutique Resort and Spa Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengadakan kegiatan Training of Trainers Edukasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Bagi Pengajar Tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Bangka, Selasa (20/10/2015) di Meeting Room Novilla Boutique Resort and Spa Sungailiat.

Kegiatan yang diikuti para guru tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Bangka ini untuk memberikan pengetahuan mengenai edukasi dan inklusi keuangan kepada para guru agar bisa menularkan pengetahuan yang mereka peroleh kepada para anak didik mereka.

Diakui Kepala BI Perwakilan Babel Bayu Martanto, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BI untuk memberikan edukasi mengenai keuangan kepada para tenaga pendidik.

"Tugas Bank Indonesia memelihara kestabilan nilai Rupiah terhadap barang dan jasa, pengendalian inflasi dan menjaga nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing," jelas Bayu.

Selain itu BI juga melaksanakan kebijakan moneter untuk mengatur kestabilan ekonomi agar inflasi bisa terkendali dan melaksanakan bidang transaksi keuangan.

Sedangkan untuk mengatur dan mengawasi perbankan pada akhir tahun ini menurutnya diover kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dimana OJK memiliki otoritas mengawasi individu perbankan dengan prinsip kehati-hatian agar perbankan sehat.

Dengan demikian menurut Bayu sistem keuangan bisa berjalan efisien dan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun disisi lain diakuinya, masih kecilnya masyarakat yang mengakses lembaga keuangan, permasalahan ini terjadi diantaranya karena prosedur perbankan yang belum ringkas dan jaringan keuangan yang belum luas.

"Dari penelitian dengan keberadaan lembaga keuangan semakin banyak masyarakat bertransaksi maka ada potensi untuk meningkatkan sejahteraan. Makin banyak orang terlibat dalam traksaksi keuangan maka sistem keuangan makin solid. Untuk itu sekarang lembaga keuangan bisa diakses masyarakat. Bahkan sekarang dengan handphone bisa dimanfaatkan untuk bertransaksi keuangan," jelas Bayu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, Padli mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka sangat mendukung upaya BI memberikan pencerahan kepada para guru mengenai keuangan ini.

"Kami berharap dengan adanya training of trainer ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan para guru agar bisa menularkan ilmunya kepada anak-anak didik mereka," harap Padli.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved