Penguni Asrama ISBA Yogya Harus Ikuti Aturan, Preman Dilarang Masuk

Pemkab Bangka akan membuat aturan mengenai penghuni Asrama ISBA Yogjakarta jika sudah selesai direhab. Bagi mahasiswa yang ingin

Penguni Asrama ISBA Yogya Harus Ikuti Aturan, Preman Dilarang Masuk
Nurhayati/Bangkapos.com
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika mengelar konfrensi pers, Selasa (20/10/2015) di Novilla Boutique Resort, Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemkab Bangka akan membuat aturan mengenai penghuni Asrama ISBA Yogjakarta jika sudah selesai direhab. Bagi mahasiswa yang ingin tinggal di asrama harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Pemkab Bangka.

"Asrama itu tidak bisa lagi diisi oleh para preman! Harus diisi oleh orang yang orang yang ingin sekolah di Yogja. Ada syaratnya harus izin Pemerintah Kabupaten Bangka karena itu asrama punya Pemerintah Kabupaten Bangka, kedua harus ada surat dari orang tua kepada kita (Pemkab Bangka-red), ketiga mereka sebelumnya tinggal di luar supaya tahu tata krama, tahu sopan santun jawa, tahu Bahasa Jawa baru masuk Asrama," tegas Tarmizi saat konfrensi pers didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Bangka Surtam A Amin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Padli dan Kabag Humas PDE dan Santel Setda Bangka Boy Yandra, Selasa (20/10/2015) di Novilla Boutique Resort Bangka.

Selain itu ada persyaratan Indek Prestasi (IP) tertentu untuk bisa menjadi penghuni Asrama ISBA Yogja. Untuk yang sudah berkeluarga tidak diperbolehkan tinggal di asrama apalagi yang membawa pacar masuk ke asrama tersebut kecuali saat jam bertamu sesuai aturan yang berlaku.

Tarmizi menegaskan bagi para mahasiswa dari daerah lain seperti Bangka Tengah, Bangka Selatan, Pangkalpinang, Belitung dan Belitung Timur boleh tingal di Asrama ISBA Yogja tetapi ikut aturan Pemkab Bangka.

"Mereka harus dapat rekomendasi. Asrama itu bukan tempat main-main. Kalau main-main jangan tinggal di asrama," tegas Tarmizi.

Niat Pemkab Bangka merehab asrama mahasiswa tersebut agar lebih baik benar-benar representatif. Bahkan Asrama ISBA Yogja ini akan dijadikan Bangka Belitung mini.

Disinggung mengenai adanya pengkotakan jika nanti mahasiswa tinggal disana, Tarmizi menyatakan tidak ada pengkotakan. Asrama ISBA tersebut sertifikatnya milik Pemkab Bangka sehingga menjadi aset Pemkab Bangka.

"Boleh ditempati mahasiswa dari kabupaten di Babel yang lain tapi ikut aturan, harus kuliah dan IP-nya tertentu. Saya ingin mencetak kader untuk Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung ke depan kawah candra dimuka. Kita buat musholanya, ada pengajian, saat puasa berpuasa. Lihat Asrama Lialino, Asrama Riau, Asrama lain-lainnya bagus. Harusnya penghuni Asrama ISBA Yogja itu belajar sama Asrama ISBA Palembang bagus, rapi dan bersih, Asrama ISBA Bogor mahasiswa yang tinggal disan IP-nya 4 tidak ada yang dibawah 3. Di Asrama ISBA Yogja ini yang bangkai kucing, minuman keras, narkoba apa itu," saran Tarmizi.

Menurutnya, nanti ada Tim Pemkab Bangka yang membuat aturan bagi mahasiswa untuk tinggal di asrama tersebut.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved