Ali Hanafi Sebut Kades Tanjung Gunung Punya Rekening Gendut

Aksi penyerangan PT Mandiri Karya Makmur (MKM) diduga terjadi akibat ketidakpuasan sebagian warga RT 01 dan 02 pada kades Hamsani.

Ali Hanafi Sebut Kades Tanjung Gunung Punya Rekening Gendut
bangkapos.com/Anthoni
Ali Hanafi saat diamankan Polisi

Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi penyerangan PT Mandiri Karya Makmur (MKM) diduga terjadi akibat ketidak puasan oknum warga RT 01 dan 02 terhadap kepemimpinan Hamsani yang saat ini menjabat sebagai kepala desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Menurut Ali Hanafi, tidak ada kontribusi yang diberikan pihak perusahaan peleburan batu granit itu kepada warga sekitar. Bahkan pria yang terlibat penyerangan PT MKM, Selasa (20/10/2015) ini juga menuding Hamsani memiliki rekening gendut dengan nominal mencapai 15 miliar.

Informasi terkait rekening gendut Kades Tanjung Gunung, diperoleh Hamsani dari Ma (inisial--red) yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Bangka Tengah.

" Saya bergerak karena hati nurani. Bukan karena ditunggangi. Kami hanya menagih hak kami yang 15 miliyar itu. Ibu Mehoa pernah SMS ke kami dan mengatakan bahwa Hamsani memiliki rekening gendut," beber Ali Hanafi disela-sela menjalani introgasi di ruang Sat Intelkam, Selasa (20/10/2015).

Bahkan Ali Hanafi mengatakan pernyataan terkait kepemilikan rekening sebesar 15 miliar itu dibenarkan Hamsani ketika mereka pertemuan beberapa waktu lalu.

" Kades pun membenarkan kabar itu, ia bilang uang 15 itu telah digunakan untuk pelebaran jalan," katanya.

Kabar yang menyebutkan kepemilikan rekening gendut langsung dibantah Hamsani. Menurutnya kabar tersebut tidak benar. Menurut Hamzani jika desa memiliki rekening sebanyak itu menjamin seluruh masyarakat Tanjung Gunung akan sejahtera.

" Alhamdulillah kalau direkening saya ada uang 15 miliar. Kalau ada uang sebanyak itu saya akan sejahterakan seluruh warga Tanjung Gunung. Setiap Rt saya pinjamkan modal kalau punya uang segitu," terang Hamsani dengan penuh canda tawa, Rabu (21/10/2015).

Sementara itu Ma (inisial--red), enggan berkomentar banyak terkait pernyataan Ali Hanafi yang menyebutkan dirinya memberi informasi terkait adanya rekening gendut yang dimiliki Hamzani.

" Pokoknya saya tidak mau ada nama saya di bangka pos besok pagi," kata Ma saat mendatangi redaksi bangka pos, Rabu (21/10/2015) petang.(L3)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved