Hasil Operasi Katarak Sukses, Pasien Diminta Kontrol Seminggu Lagi

Operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Rudi Centre bekerjasama dengan Yayasan Setia Bakti, RSUD Depati Hamzah,

Hasil Operasi Katarak Sukses, Pasien Diminta Kontrol Seminggu Lagi
bangkapos/khamelia
Seluruh panitia operasi katarak gratis Rudi Centre. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Rudi Centre bekerjasama dengan Yayasan Setia Bakti, RSUD Depati Hamzah, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung berlangsung sukses.

Dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 800 pasien, 214 orang dinyatakan dokter bisa menjalani operasi. Sisanya belum bisa dilaksanakan karena faktor tingginya gula darah, tensi darah diatas normal serta komplikasi lainnya.

Sementara tiga orang bayi dan balita telah dirujuk ke dokter spesialis mata, dr. Johan untuk menganalisa kondisi mata pasien yang mengalami kelainan mata kongenital atau kelainan mata bawaan.

Koordinator operasi, dr Mika menjelaskan, pihak Rudi Center serius akan membantu tiga pasien balita tersebut.

"Kita sudah berkoordinasi dengan dokter Johan, dan juga akan mendatangkan dokter dari rumah sakit mata Cicendo Bandung pada tanggal 7 November untuk memeriksa ketiga balita tersebut. Dokter akan menganalisa apakah bisa dilakukan operasi di Bangka atau perlu di bawa ke Bandung, yang pasti Pak Rudianto Tjen sudah acc mengenai ini, dan dokter pun sudah siap," jelas dr. Mika.

Mengenai kondisi mata pasien secara keseluruhan pasca operasi, dr Mika mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sehari pasca operasi hasilnya bagus, dan belum ditemukan komplain apapun dari pasien.

"Semua hasil bagus, seminggu lagi pasien harus kontrol lagi ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk kembali melihat hasilnya," ujarnya.

Kepada pasien dr Mika berpesan agar patuh terhadap aturan yang sudah diinformasikan. Seperti minum obat rutin dan tetes obat mata. Selain itu, pasien harus mentaati larangan pasca operasi seperti jangan menggosok mata, hindari debu, gunakan kacamata hitam, jangan membungkuk, olahraga berat dan jangan membawa beban berat.

"Dan terpenting untuk terhindar dari katarak masyarakat harus mengubah gaya hidup hindari asap rokok dan hindari asupan berlemak," pesan dr Mika.

Sementara itu Ketua Pelaksana Operasi Katarak, Abang Hertza mengaku bersyukur karena pelaksanaan operasi katarak tahun ini berjalan lancar. Pasiennya juga tepat sasaran terdiri dari warga kurang mampu.

"Seluruh tim penyelenggara bekerja sekuat tenaga, penuh kesabaran dan keikhlasan dalam kegiatan ini. Kami dari PDIP bekerja ikhlas memberikan yang terbaik untuk masyarakat," ungkap Hertza.

Ucapan terimakasih juga diungkapkan Sigit, pasien katarak warga Riau Silip. Pria berusia 76 tahun ini bersyukur bisa mendapatkan layanan operasi gratis.

"Ini adalah operasi mata saya yang kedua, mata kanan saya sudah dioperasi katarak lewat Rudi Centre juga, dan mata sebelah kiri Alhamdulillah juga dioperasi oleh Rudi Centre. Saya benar-benar mengucapkan terimakasih kepada bapak Rudianto Tjen yang sudah membantu warga seperti kami ini," tutur Sigit.

Penulis: khamelia
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved