Suyuti dari PBB Beltim Tak Puas dengan Jawaban Bupati Pada Paripurna

Anggota Fraksi PBB di DPRD Beltim, Suyuti merasa tak puas dengan paparan Pj Bupati Beltim Hardi saat menyampaikan jawaban

Suyuti dari PBB Beltim Tak Puas dengan Jawaban Bupati Pada Paripurna
POSBELITUNG/DEDY Q
Suasana penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi, Senin (26/10/2015). Jawaban ekekutif yang disampaikan adalah terkait tiga raperda yang diajukan Pemkab Beltim. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG- Anggota Fraksi PBB di DPRD Beltim, Suyuti merasa tak puas dengan paparan Pj Bupati Beltim Hardi saat menyampaikan jawaban eksekutif pada paripurna dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap tiga raperda Pemkab Beltim, Senin (26/10/2015). Poin yang membuat Suyuti merasa tak puas adalah soal sorotan fraksinya soal dunia kesehatan di Kabupaten Beltim.

Menurut Suyuti, sesuai dengan Permenkes Nomor 5 tahun 2014, pelayanan kesehatan harus sesuai dengan hukum formal yang ada. Dia menilai, pelayanan kesehatan di seluruh tingkatan yang ada tak merata.

"Artinya, kita berbicara secara kesuluruhan. Pelayanan kesehatan bukan hanya yang ada di RSUD, tetapi semua yang ada di puskesmas dan pelayanan-pelayanan kesehatan masyarakat," kata Suyuti di hadapan mikropon mejanya.

Selain itu, dia juga menyebut soal status rumah sakit. Pihaknya menginginkan ada peningkatan di seluruh unit pelayanan kesehatan.

Suyuti sampai menyebutkan bahwa pasien mengeluh atas pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Beltim. Dia sampai menyebutkan kata 'mengeluh' sebanyak dua kali.

"Kami sedikit belum puas rasanya kalau jawaban itu hanya sebatas itu. Karena yang kami inginkan bahwa peningkatan kualitas dan mutu pelayanan masyarakat. Ini yang kami inginkan, pelayanan kesehatan di seluruh unit itu dapat memberikan rasa aman dan akhirnya mampu memberikan kepuasan, khususnya bagi pasien, jadi kami minta, di sini ada SOP yang diterapkan. Karena beberapa tahun ini, kami melihat, pasien rumah sakit selalu mengeluh,mengeluh. Kami minta ada perubahan di sini," beber Suyuti. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved