Dukun 10 Istri Cabuli Gadis Remaja di Belitung

Pria yang mengaku telah menikah sepuluh kali ini, mengakui telah melakukan hubungan suami istri dengan Bunga lebih dari sepuluh kali di rumahnya.

Dukun 10 Istri Cabuli Gadis Remaja di Belitung
bangkapos.com/aladhi
Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Matta dan tersangka.

Polisi Jerat dengan UU Perlindungan Anak

TANJUNGPANDAN, BN - Endarwan (50), ditangkap aparat Polres Belitung, Sabtu (24/10) lalu. Pria asal Lampung Tengah yang tinggal di Gang Bebek, Kelurahan Kota Tanjungpandan itu diamankan karena ditengarai telah menyetubuhi seorang perempuan anak di bawah umur sebut saja Bunga (15) tahun.

Pria yang mengaku telah menikah sepuluh kali ini, mengakui telah melakukan hubungan suami istri dengan Bunga lebih dari sepuluh kali di rumahnya. Namun ia membantah telah memaksa anak perempuan itu saat melakukan aktivitas ranjang.

"Emaknya (orangtua Bunga, red) yang menyerahkan ke saya. Saya diminta mengajak dia keluar, malah emaknya yang nelpon saya," ujar Endarwan kepada Pos Belitung, saat ditemui di Polres Belitung, Senin (26/10).

Terkait kisah pernikahannya yang fantastis, Endarwan mengaku mencatatnya semua di sebuah buku harian (diary). Wanita-wanita tersebut dinikahinya sejak tahun 1979 lalu. Kebanyakan wanita tersebut dinikahi di bawah tangan di wilayah Pulau Jawa maupun Lampung. Namun wanita-wanita tersebut meninggalkannya.

"Buku itu perjalanan hidup saya dulu. Sudah sejak 1979. Terakhir istri saya meninggalkan saya 2006 lalu. Dia (Bunga, red) juga sudah saya nikahi. Ada surat nikahnya," ujar Endarwan.

Orangtua Bunga melaporkan Endarwan setelah Bunga memberitahukan perbuatan bejat tersangka. Awalnya ibu tersangka tak percaya dengan pengaduan Bunga kepadanya. Karena ibu korban sudah menganggap tersangka sebagai saudara sendiri.

Wanita berkerudung yang enggan disebutkan namanya ini memaparkan, perkenalannya dengan tersangka berawal dari perkenalan dengan teman suaminya sesama penghuni penjara beberapa waktu lalu. Setelah sama-sama keluar dari penjara, teman suaminya memperkenalkan tersangka sebagai dukun.

"Katanya dia (tersangka) orang pinter bisa ngobatin. Orang-orang manggil dia Pakde Gondrong," kata wanita tersebut.

Seiring berjalannya waktu, hubungan keluarga korban dengan tersangka semakin dekat. Bahkan tersangka juga mengunjungi rumah korban ketika orangtua korban meminta tersangka untuk mengobati korban karena perilakunya sering aneh.

Halaman
123
Penulis: aladhi
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved