10 Persen Warga Mengaku Miskin

KEPALA Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pangkalpinang, Mikron Antariksa mengatakan tak sedikit penggunaan

BANGKAPOS--- KEPALA Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pangkalpinang, Mikron Antariksa mengatakan tak sedikit penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tak sesuai dengan peruntukannya.

Dia memperkirakan 10 persen SKTM yang digunakan orang-orang yang berkecukupan.

"Misalnya keluarga lagi sakit, nak (mau) ngurus BPJS baru bisa 14 hari baru bisa keluar, mereka buat SKTM misalnya untuk PBI, kalau yang benar-benar kita setujui, selama ini harus ada mengetahui camat," kata Mikron, Selasa (27/10).

Mikron menjelaskan SKTM itu berasal dari kelurahan. Sebelumnya, pemegang SKTM mendapat pengantar dari RT dan RW yang menyatakan dia tidak mampu.

Banyak ragam penggunaan SKTM, ada yang memanfaatkannya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Dia berharap, pihak RT dan lurah harus benar-benar teliti sebelum memberikan surat keterangan itu.

"Kami mengimbau kalau kita menggunakan fasilitas itu kita telah mengambil hak orang-orang miskin lainnya, itu sangat tidak dibenarkan, jadi kami harus teliti, untuk mengelurkan rekomendasi, dan rekomendasinya pun gratis," katanya

Agus, Lurah Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mengaku pernah menolak pembuatan SKTM yang bakal digunakan untuk penurunan daya listrik. Penolakan itu dilakukannya karena permohonan SKTM tidak disertai pengantar RT.

"Apalagi di tahun ini meningkat permintaan SKTM, dari Januari hingga sekarang sudah sekitar 60 lebih pengajuan surat, dan memang banyak penurunan Kwh," kata Agus saat ditemui di kantornya, Selasa (27/10).

Agus berharap PLN ikut melakukan kontrol dalam hal penggunaan SKTM untuk penurunan daya. Pasalnya, menurut Agus, pihak kelurahan Toboali tidak tahu pasti jumlah warga miskin di daerah tersebut.

"Jika dilihat dari penerima bantuan Raskin, KIS di wilayah kami ada sebanyak 146 jiwa," ujarnya.
Ingin listrik murah

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved