Pemilik 22 Lempeng Balok Timah Dituntut 7 Bulan Penjara

Rohanda alias Nanda pemilik 22 lempengan timah tertunduk lesu ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) memaparkan amar tuntutan perkaranya

Pemilik 22 Lempeng Balok Timah Dituntut 7 Bulan Penjara
net
ilustrasi 

Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rohanda alias Nanda pemilik 22 lempengan timah tertunduk lesu ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) memaparkan amar tuntutan perkaranya di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis (29/10/2015) sore

JPU berpendat terdakwa, terbukti melanggar pasal 161 undang nomor 4 tahun 2009 tetang Minerba. Dimana Setiap orang atau pemegang IUP Operasi Produksi atau IUPK Operasi Produksi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian, pengangkutan, penjualan mineral dan batubara yang bukan dari pemegang IUP, IUPK, dikenakan sanksi pidana.

" Menyatakan terdakwa Rohanda alias Nanda secara sah dan meyakinkan melakukan operasi produksi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian, pengangkutan, penjualan mineral tanpa izin. Menjatuhkan vonis tujuh bulan bulan penjara, denda Rp 1 juta dan subsidair 3 bulan," beber JPU dimuka persidangan, Kamis (29/10/2015).

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News, edisi Jumat, 30 Oktober 2015.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved