Beban Terlalu Berat, Intake PDAM Kolong Merawang Roboh

Instalasi Pengolahan Air, Intake PDAM Tirta Bangka di Kolong PLN Merawang, sekitar jam 10.15, Selasa (3/11/2015) roboh.

Beban Terlalu Berat, Intake PDAM Kolong Merawang Roboh
IST
Intake PDAM di Kolong PLN Merawang tumbang, Selasa (3/11/2015) sekitar jam 10.15 WIB. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Instalasi Pengolahan Air, Intake PDAM Tirta Bangka di Kolong PLN Merawang, sekitar jam 10.15, Selasa (3/11/2015) roboh.

Robohnya intake ini karena menahan beban berat akibat air di kolong PLN yang menjadi sumber air baku PDAM tersebut mengering saat musim kemarau.

"Sebelumnya saya mohon maaf kepada pelanggan PDAM. Kami telah berupaya dan berkoordinasi dengan dewan pengawas dan Bapak Bupati Bangka juga dengan Kasatker Air Minum Provinsi Babel. Karena intake ini memang hampir setiap waktu kami lakukan pemantauan kondisinya. Mengingat bebannya cukup berat karena air nya kering jadi tidak ada keseimbangan," jelas Direktur PDAM Tirta Bangka Welindra Bashir, Selasa (3/11/2015) kepada bangkapos.com.

Menurutnya, ketinggian intake di Kolong PLN ini kurang lebih 13,5 meter, sedangkan tiang penyanggah di bawah biasanya terendam mencapai enam meter tetapi saat musim kemarau air kering ini sehingga beban intake semakin berat.

"Pada saat kita berdiri di atas ada angin saja sudah goyang Kita sudah lakukan usaha dengan menahan pakai tali seperti kapal biar dak goyang tapi masih lah roboh. Kita ngeri juga beraktifitas di atas atau di bawah intake," kata Welly.

Ia mengatakan, bangunan intake ini pada dasarnya, masih kuat tetapi karena air kering bebannya berat dan getarannya kuat diterpa angin sehingga akhirnya roboh.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved