Dinkes Bangka Gelar Lomba Ibu ASI

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka menggelar lomba IBU ASI tingkat Kabupaten Bangka, Selasa (3/11) di ruang pertemuan Dinkes Bangka.

Dinkes Bangka Gelar Lomba Ibu ASI
Dok Humas Setda Bangka
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka menggelar lomba IBU ASI tingkat Kabupaten Bangka, Selasa (3/11) di ruang pertemuan Dinkes Bangka. 

SUNGAILIAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka menggelar lomba IBU ASI tingkat Kabupaten Bangka, Selasa (3/11) di ruang pertemuan Dinkes Bangka.

Ketua Panitia pelaksana, Desi, dalam laporannya mengatakan bahwa lomba IBU ASI ini diikuti 11 peserta dari 11 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka. Para peserta adalah ibu yang mempunyai bayi bawah dua tahun (Baduta) dan masih memberikan ASI ekslusif.

‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjadikan masyarakat Bangka hidup sehat dengan pemberian ASI ekslusif, memotivasi pemberian ASI ekslusif kepada bayi sampai berumur 2 tahun dan mencari perwakilan Kabupaten Bangka dalam lomba Ibu ASI tingkat Provinsi Babel,’’ungkap Desy.

Dijelaskan Desi lagi, criteria dan komponen penilaian dalam perlombaan tersebut adalah ibu yang mempunyai bayi berumur 6 – 23 bulan lulus ASI ekslusif dan masih menyusui, sejak umur 6 bulan sudah diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI), tidak pernah mengkonsumsi susu formula, mempunyai buku KIA/KMS, anak mendapat imunisasi lengkap sesuai umur, umur ibu 21-35 tahun, jumlah anak maksimal 2, orang tua ikut KB, ibu dan anak sehat, serta ibu bekerja.

‘’Tim penilai lomba ini adalah dari lintas profesi seperti dokter, bidan, dan ahli gizi dengan penilaian karakteristik umum dan kelengkapan dokumen, riwayat imunisasi, riwayat pemberian ASI dan MP-ASI, kegiatan ibu menyusui di institusi/perusahaan, status gizi, tumbuh kembang anak, dan pengetahuan ASI,’’jelas Desi.

Sementara itu, Kabag Humas, PDE, dan Santel Setda Bangka Boy Yandra secara terpisah mengatakan bahwa pemberian ASI kepada bayi bawah dua tahun sangatlah penting untuk tumbuh kembang anak.

‘’Sesuai dengan tema lomba ini ‘’Dengan ASI, Baduta sehat ibu bekerja produktif maka diharapkan pengasuhan dan cara pemberian makanan terhadap anak yang akan berdampak terhadap pertumbuhan serta perkembangan anaknya,’’jelas Boy Yandra yang juga merupakan lulusan Strata Dua (S2) Kesehatan. (Humas Setda Bangka)

Editor: edwardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved